Dokter Muh.Aris Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Dokter Muh.Aris Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Dokter Muh.Aris Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

KOLAKA,UPEKS.co.id—Juru bicara(jubir) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka Sulawesi  Tenggara(Sultra) dr.Muh.Aris secara tegas kembali mengingatkan kepada segenap masyarakat Kabupaten  Kolaka agar senantiasa taat mengikuti protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Dengan membudayakan selalu memakai masker, selalu mencuci tangan di air yang mengalir dengan memakai  sabun atau hand sanitizer yang telah disiapkan serta selalu menjaga jarak.

Dikatakannya hidup produktif aman dari Covid-19 pada saat ini dalam tahap prakondisi waktunya bisa saja lama  bilamana masyarakat tidak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Jadi merasa risilah bilamana keluar rumah tidak memakai masker, selalulah cuci tangan dan menjaga jarak.  Bilamana hal ini tidak dipatuhi maka hidup produktif aman dari Covid-19 akan susah kita capai,”kata Aris Ketua IDI  Cabang Kolaka.

Selanjutnya pada(14/7/20) Aris melaporkan adanya penambahan kasus baru warga Kolaka terkonfirmasi positif  yaitu seorang laki-laki(18) warga Kelurahan Lamekongga Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka Sultra. Yang  bersangkutan telah diambil swab di Rumah Sakit Korem Kendari dan dinyatakan positif.

Selain itu Aris juga menyampaikan adanya empat orang yang telah menjalani karantina di Sentra Industri Kecil dan Industri Menengah(Sikim) Kolaka telah dinyatakan sembuh, yaitu seorang laki-laki(45) warga Desa Pesouha  Kecamatan Pomalaa, seorang laki-laki(45) warga Kelurahan Lalombaa Kecamatan Kolaka, seorang perempuan  (23) warga Kelurahan Lalombaa Kecamatan Kolaka dan seorang perempuan(45) warga Kecamatan Watubangga.

Sehingga saat ini warga Kolaka yang positif Covid-19 sudah mencapai 21 orang, yakni satu orang kini masih sementara menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit Bahteramas, satu orang masih dirawat di rumah sakit Benyamin Guluh, dan satu orang lagi sementara dikarantina di Kendari.

Sementara sembilan orang dikarantina di Sikim Kolaka dan satu orang meninggal dunia warga Kelurahan  Lamekongga dan telah dimakamkan pada(14/7/20) dengan protokol Covid-19.

“Pasien Covid-19 yang meninggal dunia adalah pasien yang kami rujuk ke rumah sakit Bahteramas Kendari  sebelumnya dirawat di rumah sakit Benyamin Guluh,”ungkap Aris.(pil)

Pos terkait