Debat Publik Ingin Dihilangkan di Pilwali, KPU Makassar Tak Terima

  • Whatsapp
Debat Publik Ingin Dihilangkan di Pilwali, KPU Makassar Tak Terima

Debat Publik Ingin Dihilangkan di Pilwali, KPU Makassar Tak Terima

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Berdasarkan hasil asistensi terakhir dari usulan anggaran KPU Makassar yang  dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Debat Publik diusulkan untuk  dihilangkan. Namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar tak terima jika Debat Publik dihilangkan.

Bacaan Lainnya

Komisioner KPU Makassar Endang Sari menduga jika pandangan antara Bappeda Makassar dan KPU Makassar  dalam memandang Pilkada berbeda sehingga debat publik ingin dihilangkan. Tapi bagi KPU Makassar, publik  punya hak yang sama untuk tahu apa yang menjadi gagasan dari para kandidat di Pilwali Makassar.

Bagi Endang yang juga sebagai dosen ilmu politik, Pilkada adalah pertarungan gagasan dan visi-misi, pertarungan  kapasitas antar kandidat. Dan pemilih cerdas memilih karena gagasan dari para calon.

Gagasan dan visi-misi kandidat tentunya bisa diketahui masyarakat lewat Debat Publik. Namun sepertinya, lanjut  Endang, hal tersebut tidak masuk dalam penilaian Bappeda karena Debat Publik ingin dihilangkan.

“KPU dan pemerintah kota sebagai yang menfasilitasi kami dalam hal penganggaran mindset ini harusnya  disamakan. Mindset kami melihat Pilkada sebagai pertarungan gagasan, visi-misi dan hak publik harus tahu  tawaran konsep calon pemimpin mereka,” ujarnya dalam jumpa pers di Hotel Arthama, Rabu (01/7/20).

Endang menegaskan jika Debat Publik tak bisa dihilangkan. Karena Debat Publik adalah titik esensial  penyelenggaraan Pilkada. “Jadi ini tidak bisa hilang. Kami semua melanggar hukum kalau hak publik tidak
terpenuhi kalau momen untuk memberikan kesempatan publik menilai gagasan kandidat yang bisa diakses setara  oleh warga Makassar dan itu tidak difasilitasi. Kita melanggar aturan,” tegas Endang. (jir).

Pos terkait