Bersyukur Biaya Persalinan Ditanggung Penuh JKN-KIS

  • Whatsapp

Bersyukur Biaya Persalinan Ditanggung Penuh JKN-KIS

Makassar, Upeks.co.id — Nurul Fadhillah (28) awalnya sempat ragu dan was-was dengan biaya persalinannya apakah dapat dijamin oleh Program JKN-KIS atau tidak, mengingat saat itu Nurul pernah mendengar bahwa Program JKN-KIS kini sudah tidak menanggung lagi biaya persalinan. Ternyata informasi yang didapatkan Nurul tersebut tidak benar. Nurul telah merasakan sendiri bahwa seluruh biaya persalinannya saat itu dijamin oleh JKN-KIS.

“Saya sangat bersyukur ternyata apa yang menjadi kekhawatiran saya waktu itu semuanya terbantahkan. Alhamdulillah, ternyata seluruh biaya persalinan saya dijamin oleh JKN-KIS,” ucap Nurul, Senin (30/03).

Nurul yang berasal dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) ini menceritakan bahwa awalnya Ia dan suami hanya datang untuk kontrol karena belakangan kondisinya yang kurang stabil. Ternyata saat itu juga dokter menyarankan agar Nurul harus segera dioperasi caesar karena mengalami preeklamsia sehingga Nurul pun melahirkan lebih cepat dari  jadwal yang diperkirakan.

“Jujur waktu melahirkan, saya dan suami merasa proses administrasi persalinan saya sangat dimudahkan. Waktu itu kami belum sempat ambil rujukan ternyata menurut dokter kondisi saya darurat dan harus segera ditangani tanpa perlu ada surat rujukan. Saya pun mengikuti seluruh hal yang diperintahkan oleh dokter agar saya dan bayi saya bisa lahir dengan selamat dan sehat,” cerita Nurul.

Ibu dari satu orang anak ini juga menambahkan bahwa masyarakat Indonesia harus bersyukur dengan lahirnya Program JKN-KIS. Masyarakat jadi tidak perlu khawatir lagi untuk berobat di fasilitas kesehatan selama memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Bagi saya sudah tepat jika seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali wajib menjadi peserta JKN-KIS karena program ini disadari atau tidak telah sangat banyak membantu kita. Selain itu saya juga sadar bahwa sebagai masyarakat kita juga perlu banyak mencari tahu langsung tentang perkembangan JKN-KIS jangan mudah percaya dengan berita-berita atau informasi yang tidak jelas yang sering beredar baik di media sosial maupun di media online,” pesan Nurul. (Jamkesnews)

Pos terkait