NASIONAL

Menderita Penyakit Jantung di Usia Senja, Hasima Andalkan JKN-KIS

Baubau, Upeks.co.id – Hasima (65) tidak bisa menyembunyikan rasa harunya kala ditemui oleh Tim Jamkesnews (13/01) di Rumah Sakit Siloam Baubau. Hasima merupakan pasien penyakit jantung yang saat ini sedang menjalani terapi di Rumah Sakit Siloam Baubau.

Ditemani anaknya bungsunya, Vivi. Ibu delapan orang anak ini masih sulit diajak berkomunikasi, namun terlihat matanya berkaca-kaca ketika anaknya menceritakan tentang penyakit yang dialami oleh ibunya tersebut.

Menurut Vivi, Hasima pertama kali dirawat di rumah sakit pada pertengahan November tahun 2019 lalu. Dia membawa ibunya ke rumah sakit lantaran terkena stroke ringan yang menyebabkan sekujur tubuhnya kaku dan tidak bisa berkomunikasi seperti biasanya.

“Ibu saya memang sebelumnya telah memiliki riwayat tekanan darah tinggi, menurut dokter yang menangani pada saat itu bahwa stroke ringan yang dialami itu salah satunya disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Setelah dicek lebih lanjut ternyata Ibu juga menderita penyakit jantung” Terang Vivi.

Vivi menambahkan bahwa saat ini Hasima harus menjalani terapi secara rutin di Rumah Sakit Siloam. Adapun jadwalnya yaitu sehari terapi dan sehari tidak sampai kondisinya telah stabil. Menurut Vivi selama ibunya menjalani pengobatan di Siloam Baubau, mereka mendapatkan pelayanan yang cukup baik dan sampai saat ini belum pernah mengeluarkan biaya untuk tebus obat dan lain-lain seperti yang biasa dikatakan orang.

“Alhamdulillah kami mendapat pelayanan yang cukup baik, dokter yang melayani kami ramah serta belum pernah kami membayar apapun untuk tambahan pengobatan termasuk obat tidak pernah kami disuruh beli,”lanjutnya.

Di tengah kesedihannya karena kondisi Ibunya, Vivi masih bersyukur karena Program JKN-KIS yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan menanggung seluruh biaya pengobatan ibunya. Mengingat kondisi ekonomi keluarganya pasca ditinggal Ayahnya yang merupakan pensiunan PNS di Kabupaten Buton sudah tidak lagi seperti dulu.

“Kalau dulu kondisi ekonomi keluarga waktu ayah kami masih hidup, masih cukup lah. Namun sekarang semakin sulit karena ibu hanya mendapatkan gaji pension peninggalan ayah. Untung kami tidak harus dibebani oleh pembayaran berobat di rumah sakit, sehingga beban keluarga juga menjadi ringan,” tutupnya.(Jamkesnews)

Loading...

#TRENDING

To Top