Warga Saukang Tolak Rencana Bupati, Pengadaan Rumah Isolasi Di Desa

  • Whatsapp
Warga Saukang Tolak Rencana Bupati, Pengadaan Rumah Isolasi Di Desa

SINJAI, UPEKS.co.id–Wacana Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk menghadirkan rumah isolasi bagi  warga yang pernah kontak dengan Pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 di tiap Desa mendapat penolakan keras dari warga beberapa Desa, khususnya warga Desa Saukang yang menolak keras wacana tersebut.

Menurut tokoh masyarakat Desa  saukang, Awaluddin Adil yang menghadiri rapat musyawarah monitoring dan evaluasi pelaksanaan pemerintahan desa Saukang triwulan pertama. Jika imbuhan Pemerintah Kabupaten di Indahkan oleh Pemerintah Desa untuk Rumah Isolasi bagi OTG,PDP dan OTG di
tiap Desa, tidak menutup kemungkinan menimbulkan persepsi negatif, dan dipastikan berdampak buruk ke Pemerintah Desa.

Bacaan Lainnya

“Saya rasa permintaan Bupati Sinjai untuk disediakannya Rumah Isolasi ditengah pemukiman warga seolah lepas tanggung jawab, pasalnya banyak Aset (Gedung) pemerintah Sinjai yang bisa di fungsikan,” jelas Awaluddin.

Lanjut Awaluddin, permintaan Bupati untuk dihadirkannya Rumah Isolasi di tiap Desa seolah menggambarkan anggaran Dana Covid-19 sebanyak 8 Milyar lebih peruntukannya patut dipertanyakan. “Ada apa? Kenapa mesti Desa yang menyiapkan Rumah Isolasi ? Apa anggaran Pemda Sinjai untuk penanganan Covid-19 sudah ludes? Ini patut juga dipertanyakan dan pemda harus tranparansi terkait  kegunaan anggaran tersebut,” Ungkapnya.

Ditempat yang sama, Salah satu Aparatur Desa Saukang, Asri mengaku siap menurunkan warga untuk menolak keras permintaan Pemerintah Kabupaten Sinjai. ” Jika di Aminkan permintaan Bupati Sinjai untuk di hadirkan rumah Isolasi  Pasien Covid-19 di Desa Saukang, tentu jawabannya hanya penolakan, sekalipun Bupati yang turun tangan di Desa kami,” Ungkap Asri.

Sementara, Kepala Desa, Abd. Razak bersama Anggota BPD Saukang mengaku belum bisa berkomentar banyak, namun dirinya mengaku tetap menerima aspirasi warga desanya. “Saya belum bisa banyak komentar, karena kami kan bagian dari Pemerintah. Namun melihat dan mendengar penolakan warga Desa Saukang terkait rumah Isolasi yang diwacanakan Pemerintah Kabupaten Sinjai, tentu kami akan menimbang dulu permintaan Pak Bupati,” ujarnya.

Terpisah Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, mengatakan adanya mis komunikasi terkait permintaan Pemerintah Kabupaten Sinjai dengan Pemerintah Desa.

“Saya rasa ini ada mis Komunikasi, permintaan tersebut kan sudah tertuang di Surat edaran dari Kementerian Desa PDTT Nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Corona dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Dalam surat edaran tersebut jelas menyampaikan agar gugus tugas relawan Desa Covid-19 menyiapkan ruang isolasi lengkap dengan sarana dan prasarananya yang layak bagi pasien yang diisolasi. Mudah-mudahan ini dapat dipahami oleh semua relawan Desa yang ada di Sinjai,” singkatnya.

Sebelumnya, Bupati Sinjai Andi Seto, meminta Pemerintah Desa di Kabupaten Sinjai untuk menyiapkan ruang isolasi khusus di tiap desa, guna mencegah penularan Covid-19 yang kemungkinan dibawa dari para pemudik dari daerah zona merah atau orang yang pernah mengalami kontak dengan pasien positif corona. Utamanya yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Orang Tanpa Gejala (OTG).

Hal tersebut penting mengingat jumlah OTG di Sinjai saat ini mencapai 429 orang, 362 diantaranya masih dalam pemantauan dan ODP ada 33 orang masih dalam pemantauan, disisi lain Hotel Sinjai yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah hanya menampung 51 orang. (egy)

Pos terkait