Sejumlah Nama Disebut Dalam Kasus Fee 30 Persen, Termasuk DP

  • Whatsapp
Sejumlah Nama Disebut Dalam Kasus Fee 30 Persen, Termasuk DP

Sejumlah Nama Disebut Dalam Kasus Fee 30 Persen, Termasuk DP

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Sidang kasus dugaan korupsi fee 30 persen pada kegiatan sosialisasi dan  penyuluhan SKPD di Kecamatan se-Kota Makassar, kembali digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis  (4/6/20).

Bacaan Lainnya

Dalam sidang tersebut, aliran dana kasus dugaan korupsi fee 30 persen tersebut sejumlah nama disebut  menerima aliran dana.

Selain itu fakta persidangan lain juga menunjukkan, mantan Walikota Makassar, Ramdan Pomanto (DP)  menerima aliran dana fee 30 persen. Terdakwa dugaan korupsi fee 30 persen, Hamri Haija mengaku transfer  Rp20 juta ke rekeningnya.

Salah seorang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus itu, Erwin Haija mengatakan, tujuh  nama yang menerima aliran dana. Dana tersebut diserahkan langsung oleh dirinya ke nama yang dimaksud.

“Saya ketemu langsung dan menyerahkan uang tersebut ke anggota dewan RP, FR, Sup, Mus, IJ; Zae dan Mos”  kata Erwin dalam persidangan, Kamis (4/6/20).

Sementara mantan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto membenarkan adanya transfer uang dari Hamri Haija. Dia mengatakan dana tersebut adalah penganti uang miliknya yang dipinjam oleh Firman Pagarra.

“Firman Pagarra saat berada di Singapura atas panggilan Presiden Estonia. Dia (Firman) saat itu membeli sesuatu  menggunakan uang saya dahulu, lalu digantikan,” ucap DP sapaan akrab Danny Pamato saat memberikan  kesaksiannya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejagung, Rury Febrianto mengatakan fakta sidang jelas. Saksi Erwin Haija  menyebutkan ada aliran dana ke anggota DPRD. Terkait dengan tidak diakuinya hal tersebut adalah hak saksi,  namun akan dimasukkan dalam tuntutan.

“Dengar tadi kan, baik keterangan tujuh anggota DPRD, Erwin Haija, dan Danny Pumanto. Saya hanya bisa  berpatokan pada itu,” jelas Rury.(Jay).

Pos terkait