Penanganan Kasus di Polres Takalar Capai 75 Persen

  • Whatsapp
Penanganan Kasus di Polres Takalar Capai 75 Persen

Penanganan Kasus di Polres Takalar Capai 75 Persen

TAKALAR,UPEKS.co.id—-Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 74.Pihak Polres Takalar  press release guna menyampaikan prestasi atas keberhasilan dalam mengungkap dan penanganan  berbagai kasus diwilayah hukum polres Takalar.Senin,(30/6/20)

Bacaan Lainnya

Pres release dipimpin Kapolres Takalar, AKBP Budi Wahyono didampingi Kasatreskrim Polres Takalar IPTU  Arham Gusdiar SH.MH,KBO Satreskrim IPTU Kaharuddin.

Kapolres mengatakan pengungkapan kasus selama enam bulan tahun 2020 dari Januari hingga Juni, laporan  polisi mencapai 260 laporan, dan kita sudah proses sesuai prosedur hukum dan sudah masuk penyidikan.

“Dari 260 berdasarkan laporan polisi sudah masuk sidik dan sudah P21,kasus sudah dilimpahkan kejaksaan 46 kasus diversi 7 kasus”jelasnya.

Lanjut Perwira berpangkat dua bunga,sebagian kasus berawal dari Polsek sebanyak 34 kasus proses sidik 7 kasus dan proses Lidik 50 kasus ini semua dilakukan proses penyelidikan satreskrim polres Takalar.

“Hasil persentase pengungkapan kasus, sebanyak 260 kasus ini penyidikannya mencapai target 75% ini sudah  melampaui daripada target minimal yaitu 60%”ujarnya.

Lanjut,kemudian terhadap kasus-kasus kejadian menonjol yaitu kita sebut namanya 3C adalah corak, curas dan  curanmor ada sekitar 23 laporan polisi di mana kita bisa mengungkap sekitar 42 tersangka sudah kita amankan.

“Dari tersangka itu kita klasifikasikan dalam kategori umur dari umur 17 sampai dengan 35 tahun kategori  pendidikan SMP dan SMA,”pungkasnya.

Modus operandi yang dilakukan pada saat melakukan kegiatan aksi rata-rata mereka masuk ke dalam rumah dan  melakukan jambret atau begal di jalanan”ungkap Budi.

Lebih jauh dikatakan, waktu kejadian rata-rata di atas jam 17.00 wita sampai dengan jam 3 subuh,atau pemilik  rumah kondisi istirahat, mereka Langsung action masuk rumah maupun melakukan jambret dan begal di pinggir  jalan.

“Dari 23 kasus yang dilaporkan kami berhasil mengamankan barang bukti sejumlah 34 jenis barang bukti  diantaranya yaitu kita lihat sebelah kanan ini ada dua sepeda motor, laptop dan handphone”terangnya.

Selain itu kata dia, ada juga mesin air dan ada juga sapi dan sepeda.

“Sementara satuan Narkoba dalam kurun waktu, bulan januari-Juni tahun 2020 laporan polisi yang sudah masuk  37 kasus,kalau pelaku narkoba tangkap dulu orangnya baru kita buat laporan polisi.”terangnya

Menurutnya kategori tersangka ini kita bagi menjadi 3 bagian yakni kategori dewasa itu jumlah tersangkanya ada  46 orang kemudian untuk kategori perempuan ada 3 orang.

“Kasus narkoba untuk ASN dengan yang lain statusnya sama dan akan di putus ditingkat pengadilan Negeri,tidak  ada kasus dan pelakunya istimewa.”terangnya.(Jahar)

Pos terkait