Muzayyin Dukung Kawasan Pucak Dikelola Serius

  • Whatsapp
Muzayyin Dukung Kawasan Pucak Dikelola Serius

Muzayyin Dukung Kawasan Pucak Dikelola Serius

MAKASSAR, UPEKS — Wakil ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif menanggapi niat baik Gubernur Sulsel Nurdin  Abdullah yang ingin membenahi Kebun Raya Pucak yang terletak di Desa Pucak dan Desa Tompo Bulu,  Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros.

Bacaan Lainnya

“Kebun Raya Pucak Maros harus dikelola dengan serius karena memiliki peran strategis dalam upaya konservasi, bioresources dan pada giliranya memberi dampak kesejahteraan bagi masyarakat khususnya di sekitar Kawasan  Kebun Raya,” ujarnya.

Muzayyin secara khusus meminta pemerintah Sulsel serius mengelola kawasan itu. Sebab kawasan pucak telah  diresmikan sejak 1996.

Sejak diresmikan, kawasan pucak belum menjadi sumber destinasi wisata unggulan di Sulsel. “Kita juga belum  tahu jelas apakah keberadaan kawasan wisata itu memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD),  khsusnya dari sektor pajak,” katanya.

“Syukurlah kalau gubernur mau benahi, sudah lama kita berharap pucak jadi destinasi unggulan di Sulsel, ”  pungkas legislator PKS tersebut.

Muzayyin berharap Kebun Raya Pucak Maros bisa sukses seperti kebun Raya Bogor yang dikunjungi ribuan  orang per hari. Kehadiran wisatawan tentu membawa pengaruh positif bagi peningkatan ekonomi daerah.

Lebih jauh Muzayyyin mengatakan Kebun Raya Pucak hadir terkait bukan hanya penyelamatan lingkungan hidup,  tetapi juga pengembangan Iptek, promosi pariwisata, ruang terbuka hijau dan pengembangan ekonomi.

Dalam Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia nomor 10 tahun 2015 tentang Pengelolaan Kebun  Raya, Pemerintah Provinsi memiliki tugas dan fungsi dalam bidang penelitian dan/atau konservasi serta menyusun  road map rencana pengelolaan Kebun Raya di tingkat provinsi.

“Keberadaan Kebun Raya Pucak, Maros harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, apalagi kedepan kita membutuhkan lapangan kerja baru bagi masyarakat yg terdampak pandemi Covid-19,” tutup Muzayyin. (mah).

Pos terkait