MaRI dan Nipah Mall Penuhi Standar Protokol Kesehatan Covid-19

  • Whatsapp
MaRI dan Nipah Mall Penuhi Standar Protokol Kesehatan Covid-19

MaRI dan Nipah Mall Penuhi Standar Protokol Kesehatan Covid-19

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Rapid test turut digelar pada unit bisnis mal yang dimiliki oleh PT Kalla Inti Karsa, yakni  Nipah Mall dan Mal Ratu Indah. Rapid test Nipah Mall berlangsung, Sabtu 6 Juni 2020. Sementara Mal Ratu Indah,  Minggu 7 Juni 2020.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, unit bisnis gedung perkantoran Wisma Kalla telah melaksanakan rapid test bagi seluruh tim  manajemen gedung, tim outsource, maupun karyawan tenant, Jumat 29 Mei 2020.

Rapid test diselenggarakan oleh pihak manajemen seluruh unit bisnis PT Kalla Inti Karsa sebagai salah satu  upaya dalam menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan anjuran pemerintah, sebelum kembali beroperasi bagi khalayak umum.

Richard Abraham, General Manager Nipah Mall & Office Building mengatakan, berbagai persiapan yang telah  dilakukan pihak manajemen mal sebelum re-opening melalui penerapan protokol kesehatan Covid-19, salah satunya pelaksanaan rapid test.

Rapid diperuntukkan tim manajemen mal, karyawan tenant mal, dan seluruh petugas mal, seperti halnya petugas  keamanan, parkir, maupun kebersihan.

Menggandeng tim medis dari satgas penanggulangan covid 19 dalam pelaksanaan rapid test, dengan jumlah peserta yang menjalani pemeriksaan sekitar 412 orang”, ucapnya.

Semua upaya yang kami lakukan bukan hanya untuk keselamatan dan kesehatan seluruh tim internal mal melainkan juga untuk seluruh pengunjung mal.

Semenjak pemerintah resmi mengeluarkan informasi terkait kasus
Covid-19 yang terindentifikasi di Wilayah Indonesia.

Berbagai himbauan sekaligus tindakan pencegahan penyebaran virus Covid-19 telah terealisasi di lingkungan  manajemen unit Nipah Mall dan MaRi l untuk mengurangi resiko penularan dan penyebaran. Jika tak ada perubahan keputusan, unit mal dijadwalkan kembali beroperasi terbatas 8 Juni 2020, sesuai aturan,

Dari awal hingga saat ini kami berkomitmen untuk tetap mendukung keputusan dan program pemerintah dalam
menghentikan laju pertambahan kasus positif Covid-19”, tambahnya.

Jesse Rezky Mulia, Marketing & Communication Manager mengutarakan, “New normal yang kita jalani akan menjadi sebuah tatanan, kebiasaan, dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Sehingga sebagai ruang publik, unit mal berupaya untuk memaksimalkan fasilitas dan informasinya di area mal. Diantaranya mencuci tangan, menggunakan masker saat keluar rumah, jaga jarak aman, dan menghindari  kerumunan. Kita semua berharap kebiasaan baru ini menjadi kesadaran kolektif agar dapat berjalan dengan baik,  imbuhnya.

Kebijakan yang akan kembali dilanjutkan oleh manajemen mal dengan kembali beroperasi. Diantaranya,  pembatasan jam operasional pukul 11:00 – 20:00 WITA.

Himbauan mengenai penerapan protokol Covid-19 sesuai arahan pemerintah berupa poster yang terpajang dan  tersebar pada area mal, hingga tindakan preventif lainnya berupa penggunaan masker bagi seluruh pengunjung  dan karyawan mal, penyediaan hand sanitizer pada setiap akses pintu, penyemprotan disinfektan secara berkala  pada area – area publik, dan pengecekan suhu tubuh.

Setiap pengunjung dan karyawan mal dengan suhu tubuh diatas 37.5°C tidak diperkenankan masuk area mal.  Pembatasan penggunaan lift, escalator, dan toilet, serta pengaturan antrian dengan jarak minimal 1 meter.

Penggunaan sarung tangan dan face shield diwajibkan bagi mereka yang berinteraksi langsung dengan  pengunjung seperti cashier & customer relation, serta hal serupa berlaku bagi karyawan tenant F&B yang  berhubungan langsung dengan penyajian makanan dan minuman.

Mewajibkan semua tenant untuk menyediakan Queing Lines dengan jarak minimal 1 meter di setiap area antrean  dan melaksanakan penyemprotan atau pembersihan menggunakan cairan disinfectant di area masing-masing secara rutin.

Menghimbau tenant memiliiki alat pengukur suhu tubuh yang selalu digunakan untuk memeriksa pengunjung store dan karyawan. Sekaligus mengumumkan kepada karyawan dan melarang mereka yang mempuyai suhu tubuh  diatas 37.5ºC bekerja di area Mall.

Tenant wajib menyediakan hand sanitizer minimal di area masuk store dan area cashier. Selain itu tenant F&B  diwajibkan untuk mengurangi jumlah kursi sebanyak minimal 30% dari kapasitas normal serta menerapkan social distancing, dan menghimbau tenant F&B terutama yang banyak melayani take away service untuk menerapkan  “Contactless Counter” & “Contactless Service”. Sementara untuk tenant cinema belum bisa beroperasi dan masih
menunggu ketetapan dari pemerintah. (rls).

Pos terkait