Kades Bungaiya Tegaskan, Penerima BLT-DD tak Boleh Terima Bantuan Lain

  • Whatsapp
Kades Bungaiya Tegaskan, Penerima BLT-DD tak Boleh Terima Bantuan Lain

Kades Bungaiya Tegaskan, Penerima BLT-DD tak Boleh Terima Bantuan Lain

SELAYAR.UPEKS.co.id — Sebanyak 53 Kepala Keluarga di Desa Bungaiya Kabupaten Kepulauan Selayar  menerima Bantuan langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama yang penyalurannya beberapa minggu  yang lalu

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Bungaiya, Alimuddin D. ST kepada awak media, Selasa (2/6/2020)

Dikatakannya, penyaluran BLT DD tahap pertama sebanyak 53 KK, tapi pada saat penyaluran tahap kedua  nantinya, penerima BLT itu tinggal 50 KK, karena ada 3 KK yang sebelumnya menerima BLT tahap pertamA. Itu  ada namanya sebagai daftar penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), olehnya itu ada pengurangan karena tidak
boleh dobel.

“Sebelumnya, ke tiga orang yang lolos sebagai penerima BLT ini berdasarkan hasil musyawarah khusus. Dan  terkait itu karena tidak boleh dobel, maka yang di coret adalah BLTnya, karena BST itu adalah kewenangannya  kementerian”, ucapnya

Lanjut dikatakan, ke tiga orang yang namanya ada di BST lantas pernah menerima BLT tahap pertama, nantinya  akan di arahkan untuk mengembalikan dan kalau misalanya tidak mengembalikan maka itu akan menjadi tanggung  jawab Kepala Desa.

“Penerima BLT DD ini selama 6 bulan. Periode april hingga juni sebesar 600.000 perbulannya, dan juli hingga  september sebesar 300 ribu perbulannya”, tambahnya.

Selain itu, kata Alimuddin, di Desa Bungaiya dibuka posko pengaduan dan standbay 24 jam dan selama ini ada  beberapa orang yang menghadap terkait awalnya namanya lolos sebagai penerima BLT berdasarkan verifikasi dari tim tetapi ia tidak dapat undangan untuk menerima BLT, karena ia mendapat bantuan jenis lain seperti BST  dan BPNT perluasan.

“Kriteria penerima BLT ini ada 14 kriteria, tapi mereka harus memenuhi 9 kriteria salah satunya adalah ukuran  rumahnya 8 meter persegi untuk perorang dan kalau 3 orang berarti 24 meter bujur sangkar. Lebih dari itu sudah  tidak bersyarat, termasuk BPD, Kepala Dusun, Perangkat Desa, PNS dan pegawai kontrak”, tandasnya.

Alimuddin juga mengungkapkan, mengenai Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Bungaiya, kalau tidak salah  sebanyak 77 KK sebesar 600 ribu perbulan selama 3 bulan. Dan tiga bulannya lagi belum ada kejelasan karena  belum ada surat edaran yang saya dapatkan.

“Terkait kriteria penerima BST, ia mengatakan kalau di BST itu adalah kewenangan Kementrian Sosial jadi kalau  kriteria penerima BST itu bukan kewenangan saya,” tukasnya.

Selain itu ia juga mengungkapkan terkait bantuan BPNT perluasan, penerima bersangkutan mendapatkan sebesar  200 ribu perbulannya selama 9 bulan dan itu masuk direkening penerima yang bersangkutan, tetapi ATMnya yang  dibawa kepenyedia jasa atau penyedia barang dan disanalah kemudian di gesek untuk mengambil beras, telur,  dan kentang

“ada dua Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yaitu BPNT yang memang dari awal ada dan BPNT perluasan”.  Ujarnya

Mengakhiri keterangannya ia berharap semoga dengan adanya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD)  dan bantuan lain, masyarakat bisa terbantu paling tidak bisa mengurangi beban mereka, karena semua  masyarakat terdampak, seperti nelayan ia tidak bisa kelaut dan kalaupun kelaut dan hasilnya dibawa kepasar,
kepasar juga tidak ada orang, jadi intinya semua orang ikut terdampak. Ujarnya (Sya).

Pos terkait