LUWU.UPEKS.co.id—Meski masih kurang lebih satu tahun lagi yakni 2021 masa jabatan Kepala Desa Bassiang Timur, Sukirman akan berakhir, namun masyarakat mulai hangat memperbincangkan siapa gerangan yang layak memimpin desanya. Apakah petahana atau butuh wajah baru.
Masyarakat mulai mencari figur calon kades yang mampuh merubah wajah desa dan bisa memperdayakan masyarakat di berbagai bidang sesuai dengan kebutuhan warga yang ada di dalam desa.
Beberapa figur yang digadang-gadang jadi Bakal Calon Kepala Desa Bastim. Diantaranya, Hirman yang saat ini menjabat Ketua BPD Bassiang Timur (Bastim).
Iron demikian sapaan akrabnya, dikenal di masyarakat, karena kemampuannya memandu pada acara-acara masyarakat, seperti pernikahaan dan kematian serta acara olahraga.
Selain itu pria yang aktif pada kegiatan olahraga ini juga dikenal peramah. Secara finansial masyarakat menganggap pria yang memiliki 3 putra-putri ini akan dibantu oleh kalangan iparnya yang dianggap telah banyak sukses.
“Bagus juga kalau ada figur baru siapa tau ada pembangunan baru kalau kades baru, apalagi anak muda pi ini Iron masih enerjik” ungkap warga Dusun Kabbuka yang enggan di tulis namanya
Meski demikian beberapa kelompok masyarakat belum yakin sepenuhnya Iron akan terpilih namun peluang itu tetap ada.
Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Iron akan maju sebagai calon pemimpin desa.Berbeda dengan Sukirman, Kepala Desa Bastim yang terpilih secara PAW ini, yang menggantikan Kades Bastim non aktif Anwar saat itu. Sukirman memastikan dirinya akan maju bertarung pada pemilihan kades di tahun 2021 nanti.
Meski ini pengalaman pertama ikut bertarung melalui jalur pemilihan secara umum namun dirinya optimis terpilih.”saya siap dan optimis”ungkapnya.
Tidak bisa dipungkiri, Sukirman punya basis massa pada 4 dusun di Bastim. Selama dirinya kurang lebih 2 tahun menjabat kades, telah banyak membantu masyarakat meskipun tidak semua masyrakat puas dengan kepemimpinannya. Ya begitulah dalam pemerintahaan tidak mungkin 100 persen masyarakat akan puas dengan kinerja pemimpin.
Satu kelebihan Sukirman diantara mantan kades Bastim lainnya, mau mendengarkan keluhan warga dan mencari solusi atas masalah pada masyarakatnya. “ini pak desa tidak macca tapi mau terima masukan”ungkap salah satu warga Dusun Bassiang
Petahana, Sukirman yang saat ini masih menjabat kepala desa. Kemampuan keuangan tentunya telah dipersiapkan ditambah lagi desas desus beberapa pihak yang masih membeackupnya terkait persoalan keuangan jika dirinya maju jadi calon.
Penilaian dari beberapa pihak, jika Sukirman salah tekhnis dalam melangkah maka ia bisa tergantikan oleh figur yang lebih cerdas meskipun ia seorang petahana. Diketahui sebelum terpilih melalui jalur PAW Sukirman adalah Kaur Pembangunan
Figur lain yang juga dianggap layak memimpin desa, Nyrwan Masni. Dia seorang Khatib di Masjid Al Huda Bastim. Mantan Ketua BPD yang digantikan Hirman.
Ayahnya Baim sapaan akrabnya disebut memiliki kemampuan wawasannya tentang pemerintahan cocok menjadi kepala desa, namun diketahui masyarakat Bassiang Timur memilih pemimpin tidak selalu berdasarkan kemampuan seseorang.
Meski lebih redup diantara figur yang lain namun Nyrwan Masni dianggap bisa menjadi kuda hitam atau pilihan alternatif.” kalau ada yang tidak puas dengan kinerja kades dan ketua BPD maka pasti pilih alternatif”ungkap salah satu warga dusun Passampa.
Dilihat dari gerakannya, mantan Ketua PPS Bastim ini masih landai-landai saja dan belum ada penyampaian resmi akan mencalonkan diri. Hubungan dari beberapa figur yang disebutkan di atas masih harmonis sampai sekarang.
Selain ketiga itu, Aples warga Dusun Passampa juga disebut akan maju bersaing pada tahun 2021 mendatang.
Meskipun itu baru dugaan masyarakat tapi sudah mulai diperbincangkan. Sejauh ini Aples belum mengatakan akan maju jadi bakal calon kepala desa.
Intinya Warga Bassiang Timur berharap siapapun yang terpilih maka diharapkan mampu membawa perubahan pada desa yang memiliki 1700 wajib pilih ini.
“Kita berharap siapapun itu desa ini bisa maju”ungkap warga Desa
Bastim,” ujarnya. (echa).




