Bhayangkari Brimob Sulsel Peduli Kesehatan Petani

  • Whatsapp
Bhayangkari Brimob Sulsel Peduli Kesehatan Petani

Bhayangkari Brimob Sulsel Peduli Kesehatan Petani

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Virus covid-19 yang dikenal juga sebagai virus corona telah menjadi pandemi di  seluruh dunia, tidak hanya di kota-kota besar namun penyebarannya sudah merambah ke bahkan ke pelosok desa. Bahkan WHO melalui direktur kedaruratan Mike Ryan pada Rabu 13/5/20 memperingatkan bahwa virus ini
mungkin tidak akan pernah hilang meski vaksin nanti sudah ditemukan.

Bacaan Lainnya

Karena dampaknya berpengaruh tidak hanya di bidang kesehatan, namun juga secara ekonomi dan budaya sehingga banyak pakar menghimbau masyarakat untuk membuat penyesuaian dalam kehidupannya untuk  “berdamai” dengan virus corona yaitu dengan menjalani hidup normal dalam konsep yang baru dengan tetap
menjalankan protokol kesehatan, sehingga kondisi dapat berangsur pulih seperti semula.

Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah para petani, karena mereka juga bisa terdampak dengan kondisi  pandemi corona ini. Apalagi petani menjadi sumber ketersediaan pangan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Jika pasokan bahan pangan terganggu maka ketersediaan pangan bagi masyarakat juga bisa berkurang. Hal  inilah yang membuat salah satu anggota Bhayangkari Brimob Polda Sulawesi selatan merasa terpanggil untuk  membantu petani supaya bisa menjaga kesehatan dan terlindung dari penyebaran virus corona.

Sukmawati S.kep Ns salah satu pegawai Puskesmas Dahlia Makassar, yang juga istri dari anggota Brimob Aiptu  Purwanto yang selama ini lebih dulu banyak berinteraksi dengan petani dalam memberikan pendampingan  budidaya organik.

Salah satu yang diperhatikan adalah kegIatan di Kampung Sayur Kecamatan Tombolo Pao kabupaten Gowa, yang  difasilitasi Rumah Koran di bawah bimbingan Jamaluddin dg Abu, selama ini secara rutin telah memberikan  bantuan sayur segar ke dapur umum Brimob Polda Sulsel.

Melihat keikhlasan dan semangat para petani sayur ini maka Sukmawati juga tergerak untuk berbuat yang sama  untuk membantu petani sesuai dengan pengetahuan yang dia miliki di bidang kesehatan.

Meski sekarang sedang sibuk sebagai bagian dari garda terdepan penanganan covid-19 di Makassar, namun  tetap ingin berperan dalam membantu petani. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membagikan masker dan  sabun cuci tangan serta perlengkapannya kepada petani di Kampung Sayur.

“Saya ingin mendukung suami untuk juga peduli kepada petani karena mereka sudah banyak membantu kami, bantuan ini mungkin kecil nilainya tapi tujuan utamanya adalah untuk mengedukasi petani agar memiliki kesadaran  dalam menjaga kesehatan seraya dapat terus berakifitas dalam keseharian mereka, sesuai dengan protokol pemerintah.”, ungkap Sukmawati.

“Kalau petani tetap sehat, maka produktivitas mereka juga tetap bagus, sehingga masyarakat dapat terus terpenuhi kebutuhan pangannya” ujarnya.

Sementara baru ada sejumlah Masker, Ember ,Sabun cuci tangan yang diperbantukan, rencananya sabun cuci tangan dan perlengkapannya akan ditempatkan di pos-pos tempat petani sering berkumpul, sehingga mereka bisa mudah untuk cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, atau saat mereka sedang istirahat makan siang bisa cuci tangan sebelum makan.

Mungkin ini baru langkah awal, bisa jadi nanti di tempat-tempat berbeda di seluruh nusantara banyak pihak bisa melakukan hal serupa, sehingga petani sehat, negara juga bisa kuat”, pungkas Sukmawati.

Aksi ini didukung Brimob Polda Sulsel yang selama ini ikut membina Kampung Sayur, Dansat Brimob Mohammad  Anis P.S S.I.K M.si berkomentar, “Saya memberi suport kegiatan ini, sebagai bukti nyata bahwa Brimob tetap solid  dalam mendukung masyarakat khususnya pada saat sulit karena pandemi corona.

“Petani Kampung Sayur juga merasa senang dan menyambut baik sumbangan yang diberikan ini, mereka menjadi lebih bersemangat dalam bekerja karena merasa aman dari wabah virus yang ada,” tandasnya. (rls).

Pos terkait