Sentral Enrekang Sasaran Relawan dan Tim GT Covid-19 Berbagi Masker

  • Whatsapp
Sentral Enrekang Sasaran Relawan dan Tim GT Covid-19 Berbagi Masker

 

ENREKANG,UPEKS.co.id — Relawan dan Tim Gugus Tugas (GT) Covid-19 Pemkab Enrekang membagikan
masker dan sabun dettol di Pasar Sentral Enrekang, Kamis 14 Mei. Ada sekitar 150 masker dan sabun mandi dettol yang dibagikan kepada pengunjung pasar dan para pedagang.

Bacaan Lainnya

Salah satu relawan yang juga Ketua HIM Cabang Enrekang Rahmat Flo mengatakan, sengaja pasar sentral  Enrekang jadi sasaran pembagian masker dan dan sabun mandi karena pasar adalah salah satu tempat yang banyak dikunjungi orang untuk berbelanja kebutuhan berbuka puasa.

Selain Ketua HMI, hadir pula Ketua HPMM, PMI dan LEPPAMI.

” Kami dan Tim Gugus Tugas bergerak membangikan masker dan sabun terutama kepada pedagang dan  pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker”. Kata Rahmat Flo.

Sembari membangikan masker, Tim Relawan juga melakukan edukasi agar tetap waspada dengan terus  menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun.

“Kita juga melakukan edukasi agar mereka selalu menyediakan antiseptik, Handsoap dan fasilitas cuci tangan,  Handsanitizer dan tetap mengikuti protokol pencegahan covid-19 seperti menjaga jarak dan menerapkan etika  batuk/bersin menggunakan masker atau ditutup dengan lengan saat batuk atau bersin”. Pungkasnya.

Rencananya ada lima titik yang akan menjadi sasaran Relawan dan Tim Gugus Tugas Melakukan pembagian  masker dan sabun yakni Pasar Sentral Enrekang, pasar Sudu, Kecamatan Alla, Pasar Cakke, Kecamatan  Anggeraja, Pasar Baraka dan Kecamatan Maiwa.

Rahmat Flo mengatakan ini dilakukan disaat menjelang lebaran dimana arus mudik sudah mulai terlihat semakin  banyak.

Berdasarkan informasi yang dirilis Juru Bicara Tim GT Covid-19 Enrekang per Kamis 14 Mei ini, tercatat ada  penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi 6 orang, sementara Pasien Dalam Pemantuan (PDP)  tidak ada, dan pasien positif ada tiga orang.

“Semua pasien positif sudah diisolasi di Makassar. Kita harap sudah tak ada lagi penambahan kasus baru,” kata Sutrisno. (Sry)

Pos terkait