Komisi D Kolaborasi OPD Hidupkan Roda Perekonomian di Tengah Covid – 19

  • Whatsapp
Komisi D Kolaborasi OPD Hidupkan Roda Perekonomian di Tengah Covid - 19

Komisi D Kolaborasi OPD Hidupkan Roda Perekonomian di Tengah Covid - 19

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Komisi D DPRD Sulsel menggelar rapat kerja terkait refocussing kegiatan pada OPD  Mitra Komisi D yang berlangsung di Kantor DPRD Sulsel, Rabu, (13/05/2020).

Bacaan Lainnya

Pertemuan tersebut membahas penyesuaian anggaran yang mengacu dari SK Menteri Keuangan dan Mendagri.

Dalam rapat itu terjadi kesepakatan antara komisi D dengan mitra kerjanya untuk pemotongan anggaran sebesar  52 persen.

“Harapan setiap paket juga tidak mutlak disama ratakan pemotongan. Misalnya pekerjaan kecil yang bisa dipadat
karyakan sebaiknya jangan dipotong serta paket paket yang besar sebaiknya disiapkan pekerjaan padat karya,  sehingga mitra kerja komisi D mampu menghidupkan perputaran ekonomi masyarakat lokal setempat,” kata ketua  Komisi D, Jhon Rende Mangontan (JRM) dalam rapat tersebut.

Selain itu, JRM yang juga representatif dari Partai Golkar di Komisi D, juga mengimbau mitra kerjanya agar setiap  OPD wajib membuatkan surat pernyataan kepada kontraktor agar menyerahkan item-item mana yang akan  dipadatkaryakan.

“Ini penting agar kami dari komisi D mampu mengawasi sampai sejauh mana komitmen kita untuk mendukung terjadinya perputaran ekonomi kerakyatan setempat, dan apabila kalau ini kita bisa laksanakan maka Insya Allah  kita sudah mampu memperkecil pengangguran serta kehidupan masyarakat yang Terdampak Covid 19, bisa terjawab pelan-pelan,” ujar Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel ini.

Tak hanya itu komisi D juga menyetujui pekerjaan yang sudah ditenderkan dan sementara ditenderkan, atau yang  belum ditenderkan tetap saja berjalan.

“Namun kami mengingatkan kepada OPD agar kontraktor wajib menyiapkan surat pernyataan tidak keberatan  apabila dikemudian hari tertunda pembayaran akibat kondisi ekonomi yang diakibatkan Covid 19ini, tapi kita jamin  bahwa apabila belum terbanyarkan akibat kondisi keuangan kita terbatas, kita akan memberi kesempatan prioritas  di perubahan anggaran atau tahun anggaran berikutnya, sehingga kita butuh saling pengertian dan kerja sama
yang baik disetiap elemen,” jelasnya.

Dalam rapat itu, turut hadir Asisten 2 Pemprov Sulsel, kepala Biro Keuangan, Bappeda, Dinas PU, Dinas  Lingkungan Hidup, Dinas perhubungan, Dinas Permukiman dan Biro Pengadaan.(mah)

Pos terkait