Ditemukan 7 Positif Di Sinjai, Pemda Langsung Tanggap Darurat Covid

  • Whatsapp
Ditemukan 7 Positif Di Sinjai, Pemda Langsung Tanggap Darurat Covid

Ditemukan 7 Positif Di Sinjai, Pemda Langsung Tanggap Darurat Covid

SINJAI, UPEKS.co.id—Pasca ditemukannya 7 warga Sinjai yang terinfeksi dan dinyatakan positif virus Corona  (Covid 19). Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa SH, LLM, langsung menungkatkan status Sinjai dari siaga  menjadi tanggap darurat. Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan Konfrensi Pers di Hotel Sinjai Jumat (1/5).

Bacaan Lainnya

Diketahui dari 7 pasien yang ditemukan positif, 6 warga Sinjai ini merupakan santri yang belajar di Pesantren  Magetan Jawa Timur. Sementara yang satu di rawat RSUD Sinjai adalah warga Kabupaten Bone.

“Keenam santri ini berasal dari Kecamatan Sinjai Barat, Kec. Sinjai Selatan dan Kec.Sinjai Utara. Setelah keluar  hasil Lev, dan dinyatakan positif. Pemda langsung menjemput santri tersebut, untuk segera di isolasi dan dilakukan  perawatan,” ungkap Andi Seto

Namun demikian Bupati sinjai tersebut menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan jangan panik, ikuti anjuran
Pemerintah dan tetap jaga pola hidup sehat.

“Dengan di naikkannya status Kabupaten Sinjai dari siaga menjadi kondisi tanggap darurat. Kami berharap agar  tetap mematuhi anjuran Pemerintah, sementara untuk menaikkan status ke PSBB akan kita kaji lebih mendalam  dan akan melibatkan beberapa unsur dan pakar dari beberapa elemen,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan yang juga juru bicara penanganan Covid-19 Sinjai, dr. A. Suryanto Asapa,  mengatakan pihaknya melakukan tracing atau penelusuran pada orang- orang yang diduga melakukan kontak  dengan pasien.

“Termasuk petugas kesehatan yang bertugas mengantar pasien untuk pemeriksaan rapid tes. Ini untuk  mengetahui siapa saja yang pernah kontak dengan pasien positif,” jelasnya.

Jubir yang akrab disapa dr. Dedeth tersebut, pihaknya juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di semua  rumah pasien positif Covid 19, mulai dari Sinjai Utara, Sinjai Selatan, dan Sinjai Barat.

“Jika didapati hasil rapid tes positif terhadap hasil tracing, maka akan dilakukan isolasi di Hotel Sinjai, kemudian  ditindaklanjuti dengan tes swab,” ujarnya.

Lanjut dr. Dedeth mengungkapkan bahwa Kabupaten Sinjai saat ini memiliki stok rapid tes hanya 150, dan juga  ada keterbatasan alat Swab, yaitu berupa virus transport media (VTM) atau media tempat untuk meletakkan ujung  Swab.

“Rapid tes sisa 150, dan saat ini kabupaten Sinjai sedang menunggu pemesanan, dan menunggu bantuan dari  Kementerian juga bantuan dari Propinsi, dan ini cukup untuk tracing semua kontak dari 6 orang yang sudah terkonfirmasi positif terpapar Covid 19 di Kabupaten Sinjai,” tutupnya.

Konfrensi pers yang dipimpin langsung Bupati Sinjai tersebut dihadiri Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong, Ketua  DPRD, Kajari, Kapolres, Dandim 1424, Jubir Covid 19, Kepala OPD, Kabag Sekertariat serta para insan pers.  (egy).

Pos terkait