ANEKA

Di Tengah Pandemi, Sesambel Bukaka Raup Penghasilan Rp5 Juta Sehari

Di Tengah Pandemi, Sesambel Bukaka Raup Penghasilan Rp5 Juta Sehari

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Mewabahnya pandemi Covid-19 membuat bisnis usaha makanan dan minuman pun  ikut terimbas. Omzet para pebisnis di sektor ini menurun seiring dengan banyak orang yang memilih berdiam di  rumah.

Namun, ada juga usaha yang semakin laris saat pandemi corona ini berlangsung yaitu Sesambel Bukaka dengan  peminatnya sangat tinggi.

Owner Sesambel Bukaka, Eka Pakar Handayani mengatakan, usaha Sesambel Bukaka ini dimulai sejak pandemi corona. Sesambel Bukaka ini ada empat macam varian seperti Sambel Ikan Asin Bukaka, Sambel Ikan Tuna,  Sambel Cumi Asin dan Sambel Teri Kacang.

“Sesambel Bukaka ini, diambil dari nama tempat produksi kami di BTN Bukaka Watampone. Sesambel Bukaka ini  tersedia ukuran mulai dari 100 gram, 300 gram dan 1 kg dan hargnya mulai dari Rp35 ribu hingga Rp65 ribu,” ungkapnya.

Menurutnya, awal ide jualan itu, saat itu saya lagi belanja di kampung di Pompanua Bone. Tidak sengaja, dengar  curhatan para penjual minyak dan penjual cabe, selama pandemi ini omsetnya merosot dan banyak barang yang  rusak sampai tidak bisa di jual lagi.

Maka dari itu, saya berinisiatif bagaimana kalau jualan sambel, dan memperkerjakan tetangga terdekat. Dengan  usaha ini, lumayan insentifnya per produksi dan bisa berlangganan minyak dan bumbu dapur dengan para  pedagang.

Selain itu, lanjutnya, pembagian hasil pun kami pake sistem gaji harian. Itu juga tergantung berapa banyak  produksi, karena kami bukan hanya menjual sambel saja, juga menjual asinan buah dan es pandan wangi. Usaha  kami ini khusus makanan tradisional, kecuali asinan kami tidak jual.

“Kami memilih jualan makanan tradisional, pasalnya jaman sekarang sudah banyak sekali yang produksi makanan  modern dan kekinian. Jadi kami mendapatkan ide membuat makanan yang sangat dirindukan,” katanya.

Dia menambahkan, sambel dan es pandan ini rasanya seperti buatan orang sejak jaman dulu. Kami mengusahakan bahan yang di gunakan dari bahan alami, seperti minyak kelapa, santan kelapa asli dan daun pandan asli, supaya yang makan dan minum merasa balik lagi ke suasana di kampung yang sedang merindukan  kampung halaman yang tak bisa pulang kampung di tengah pandemi ini.

Dikatakan, modal awal usaha Sesambel Bukaka ini hanya Rp500 ribu. Awal produksi kami itu tidak banyak, pas hari pertama jualan kami langsung banyak peminat dan pesanan.

Awalnya cuma orang Bone yang belanja, seiring berjalannya waktu banyak pesanan ke luar kota seperti Kota Makassar, Kabupaten Pangkep, Kota Sengkang,  Kabupaten Gowa, Kota Bandung dan Kota Malang.

Untuk omset semua varian makanan itu, sehari saja kami bisa meraup penghasilan Rp5 jutaan. “Saya berharap usaha sambel ini bisa semakin maju dan bisa menambah karyawan, apalagi untuk Ibu Rumah Tangga (IRT) bisa dapat penghasilan.

Semoga sambel yang kita buat bisa berkembang dan dinikmati di seluruh Indonesia, kalau bisa sampai ke luar negeri,” harapnya. (mit).

#TRENDING

To Top