Covid-19 Masuk di Lutra, Kapus Baebunta : Perlu Ekstra Warning

  • Whatsapp
Covid-19 Masuk di Lutra, Kapus Baebunta : Perlu Ekstra Warning

Covid-19 Masuk di Lutra, Kapus Baebunta : Perlu Ekstra Warning

LUTRA, UPEKS.co.id — Kasus terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan PCR bertambah di Luwu
Utara (Lutra) Sulsel. Sebelumnya 24 April 2020) dilaporkan kasus pertama teridentifikasi pada pelaku perjalanan
warga Lutra, menyusul kasus ke dua dan ke tiga yang dilaporkan Kamis, (30/4/2020).

Bacaan Lainnya

Menyikapi bertambahnya kasus itu, Kepala Puskesmas Baebunta, Hairul Muslimin, SKM, Jumat (1/5/2020), minta semua pihak ekstra waspada warning dan disiplin melaksanakan anjuran pemerintah.

Menurutnya, kerjasama antar seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam mengendalikan penyebaran dan  penularan Virus Corona sangat penting dilakukan, agar kasus tidak bertambah dan tidak terjadi transmisi lokal di  Kabupaten ysng berjuluk Bumi Lamaranginang ini.

“Masyarakat harus melakukan pencegahan dan melindungi diri dengan konsisten pakai masker, cuci tangan pakai  sabun, jaga jarak dan hindari kerumunan. Jika tidak ada keperluan mendesak di luar, baiknya tetap stay at home  atau tetap di rumah saja,” pesan Hairul Muslimin.

Untuk Para pelaku perjalanan terutama dari daerah zona merah, menurut pria jebolan Fakultas Kesehatan  Masyarakat Unhas Makassar ini, wajib melaksanakan karantina mandiri secara disiplin selama 14 hari.

“Pelaku Perjalanan jangan Keluyuran dulu, Karantina ataupun isolasi mandiri musti dilakukan dengan disiplin.  Taatilah dan sadarlah pada anjuran pemerintah itu. Di lapangan kita melihat masih ada (pelaku perjalanan) yang  tetap keluyuran dan meresahkan masyarakat sekitar. Ini perlu ditertibkan oleh masyarakat setempat, pihak
Kepolisian, TNI dan Pemerintah,” jelas Kapus Baebunta yang suka oelihara janggut ini.

Menyinggung soal ketaatan pada anjuran pemerintah dalam melaksanakan protokol kesehatan terkait  penanggulangan Covid-19, Kapus Baebunta ini menganggapnya sebagai sesuatu yang sangat penting.

Menurutnya, tanpa ketaatan maka akan sulit memutus mata rantai penularan penyakit yang telah menjadi pandemi  dunia ini. (yustus).

Pos terkait