CEO Tiran Group AAS, Ringankan Beban Masyarakat, Dampak Covid-19

  • Whatsapp
CEO Tiran Group AAS, Ringankan Beban Masyarakat, Dampak Covid-19

MAROS, UPEKS.co.id — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terhimpit ekonomi imbas implementasi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Founder dan CEO Tiran Group Andi Amran Sulaiman kembali turun memberi bantuan.

Dalam sepekan terakhir, Amran memilih terjun langsung melihat kondisi real warga yang terkena dampak covid-19.

Bacaan Lainnya

Awal pekan lalu misalnya, sebanyak 15 ribu paket bantuan kemanusiaan Covid-19 berupa sembako dan paket kebersihan disalurkan oleh Amran ke sejumlah panti asuhan, fakir miskin, pengemudi bentor dan becak.

Lalu pada Jumat (15/5/2020) lalu, Amran kembali dengan aksi sosialnya yakni menggratiskan 20.000 liter BBM bagi 10.000 kendaraan roda dua, di SPBU miliknya di Kabupaten Maros.

Hari ini, Minggu (17/5/2020) mantan Menteri Pertanian itu kembali turun melakukan aksi serupa di SPBU Butatoa Maros. Secara simbolis, Amran mengisi sendiri tangki motor warga yang berbondong-bondong datang mengisi bensin gratis.

“Saya sengaja datang diam-diam, supaya tidak ada kehebohan. Bagaimana pun kita harus menghindari kerumunan, hindari perkumupulan massa. Karena itu dilarang demi mencegah penularan Corona,” jelas Amran kepada fajar.co.id.

Suasana siang ini tak seheboh dua hari lalu. Antrean pemotor tidak begitu panjang mengular. Pembagian bensin gratis kali ini lebih berjalan kondusif.

“Cita-cita saya hanya ingin membahagiakan orang lain. Terlebih sekarang sedang krisis, semua orang kesususahan. AAS Foundation harus hadir di tengah-tengah warga,” ungkap Amran tersenyum.

Di samping itu, Amran juga mengenang saat dirinya belum semakmur sekarang. Menurut dia, tahun 90’an kala itu ia membeli sepeda motor tua daru hasil kerjanya sebagai buruh pabrik. Namun motor itu seringkali mogok karena kehabisan bensin.

“Saya dulu beli satu liter bensin aja susahnya minta ampun. Jadi motor saya itu sering mogok di tengah jalan karena kehabisan bensin. Saya tidak ingin apa yang saya rasakan dulu juga dirasakan orang lain. Makanya saya bagi-bagi bensin gratis,” urainya lugas. (Rasak).

Pos terkait