BAZNAS Enrekang Umumkan Jumlah Fidya Yang Harus Dibayarkan

  • Whatsapp
BAZNAS Enrekang Umumkan Jumlah Fidya Yang Harus Dibayarkan

Pimpinan BAZNAS Enrekang DR. Ilham Kadir,MA. (Foto Sry)

ENREKANG, UPEKS.co.id — Berbeda dengan tahun sebelumnya, di bulan Ramadhan tahun ini BAZNAS Enrekang selain mengumumkan besaran jumlah Zakat fitrah yang akan dibayarkan BAZNAS juga mengumumkan besaran fidyah dan siapa saja yang diwajibkan membayar Fidyah.

Bacaan Lainnya

Pimpinan BAZNAS Enrekang Ilham Kadir mengatakan Masyarakat juga perlu tahu apa itu fidyah dan siapa saja yang berhak menerima agar masyarakat tidak salah memberi.

Dia mengatakan yang wajib membayar Fidyah adalah orang yang memiliki riwayat sakit menahun dan kronis seperti stroke, diabetes dan lainnya yang membuat mereka tidak mampu berpuasa, wanita hamil yang dikhawatirkan janinnya terganggu jika berpuasa, wanita nifas dan menyusui.

“Jadi fidyah ini berlaku bagi orang yang tidak mampu menjalankan puasa di bulan Suci Ramadhan karena penyakit tertentu yang  membuat mereka tidak mampu berpuasa maka wajib membayar fidyah atau memberi makan kepada fakir miskin tiga kali sehari”. Kata Ilham Kadir yang juga Ketua Infokom MUI Enrekang ini.

Untuk itu BAZNAS Enrekang telah menetapkan jumlah fidyah yang harus dibayarkan tahun ini dengan mendasari kondisi saat ini dan makanan sehari-hari fakir miskin dengan jumlah sebesar Rp 30 ribu perhari.

” Fidyah ini bisa dibayar kepada Amil Zakat terdekat, kalau di Kecamatan bisa diantar ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan atau boleh langsung di antar ke BAZNAS Enrekang untuk disalurkan kepada fakir miskin yang berhak menerima”. Ujarnya.

Ilham menjelaskan jika ada masyarakat yang ingin langsung mengantarkan fidyahnya sendiri langsung ke fakir miskin itu sah saja namun menurutnya itu kurang afdol. untuk itu Ilham menyarankan agar diserahkan kepada Lembaga Zakat Resmi semisal BAZNAS yang memiliki data base tentang fakir miskin yang layak untuk dibantu.

“Semoga penjelasan ini bisa bermanfaat dan semoga kita bisa menyempurnakan ibadah di bulan suci Ramadhan ini dan Allah SWT memasukkan kita kedalam golongan  hamba-hambaNya yang bertaqwa sebagai tujuan inti dari berpuasa”. Tutupnya. (Sry )

Pos terkait