ANEKA

Masyarakat Semakin Waspada Terhadap Penularan Covid-19


AKTIVITAS. Salah aktivitas warga setempat seperti yang dilakukan oleh warga jalan Haluoleo untuk membatasi pergerakan orang. (Foto:Philips/Upeks).

Masyarakat Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) nampaknya kini semakin mulai waspada terhadap  penularan Covid-19. Hal itu menjadikan masyarakat semakin sadar dalam melakukan percepatan memutus mata  rantai penularan Covid-19.

Laporan ; Philips Nazareth-
(Wartawan Upeks di Kolaka-Sultra 0

Sejak Kabupaten Kolaka Sultra tergolong sebagai daerah kategori zona merah Covid-19, setelah dinyatakan tiga  orang warga masyarakat Kolaka terkonfirmasi positif Covid-19 kini satu orang sementara dikarantina di rumah  sakit Bhayangka Kendari, dan satu orang lagi juga sementara dikarantina di lokasi Sentra Industri Kecil dan Industri  Menengah (Sikim) Kolaka.

Sementara yang satunya lagi telah meninggal dunia, sebagaimana diungkapkan juru bicara(jubir) Gugus tugas  (Gustas) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka dr.Muh Aris kepada wartawan baru-baru ini di  posko Forum Wartawan Kolaka.

Dalam kondisi seperti ini untuk mempercepat dalam memurus rantai penularan Covid-19, kelompok-kelompok masyarakat dalam suatu wilayah telah melakukan melakukan pembatasan pergerakan orang dengan cara  memasang palang serta penjagaan.

Setiap orang yang akan memasuki wilayah itu, bilamana diketahui bukan masyarakat setempat maka warga  menanyakan tujuannya apa masuk dalam wilayah tersebut, apalagi bilamana ada warga yang tidak memakai  masker maka sudah pasti ridak akan bisa masuk dalam wilayah tersebut.

Camat Kolaka Amri Jamaluddin dimintai tanggapannya melalui WhatsAppnya terkait kegiatan masyarakat dalam  melakukan palang sehingga orang tidak bisa leluasa saat memasuki suatu wilayah setempat.

Amri menjelaskan bahwa hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk inisiatif warga setempat. Sepanjang aktivitas  itu bisa memberikan manfaat bagi orang banyak, maka pemerintah wajib mendukung dan menfasilitasi.

Aktifitas itu dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan warga dengan Pemerintah Kelurahan. Tujuannya hanya  ingin memantau pergerakan warga baik yang masuk dan keluar sesuai himbauan di rumah saja.

Makanya saat pintu masuk dan keluar supaya bisa terpantau pergerakan orang. Dan aktifitas yang dilakukan  warga ini tidak akan terganggu, hanya pengalihan arus saja, serta memperketat dalam melakukan pengawasan.

Ia berharap mudah-mudahan kasus terkonfirmasi postif warga di Kolaka ini bisa terhenti dengan salah satu cara  seperti yang dilakukan setiap kelompok warga setempat. Dan semoga di Kolaka tidak ada lagi tambahan kasus  terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saya kira itu adalah harapan kita semua,”harap Camat Kolaka. Diketahui pantauan media ini sejumlah kelurahan  dalam Kecamatan mulai dari Kelurahan Sabilambo, Kelurahan Lalombaa, dan Kelurahan Watuliandu melakukan  pembatasan pergerakan orang dari luar dalam mencegah penularan Virus Corona, dengan cara memasang  palang di depan jalan setiap wilayah tersebut.(*)

Loading...

#TRENDING

To Top