ANEKA

Ancam Warga Sulbar Diboikot Masuk Sulsel, Pemprov Sulbar Mulai Melunak

PINRANG,UPEKS.co.id— Keresahan masyarakat Sulsel terhadap sikap arogansi yang ditunjukkan Pemprov  Sulbar yang secara sepihak melarang warga di luar Sulbar memasuki wilayahnya dengan alasan memutus mata rantai penularan Covid-19 mulai ditanggapi pihak Pemprov Sulsel.

Lucunya lagi, pembatasan yang dilakukan Pemprov Sulbar ini ternyata hanya satu arah dimana warga selain  Sulbar dilarang masuk, namun warganya sendiri malah dibebaskan berkeliaran keluar meninggalkan Sulbar.

“Atas Perintah Pak Gubernur dan Bupati Pinrang, kemarin saya sudah terjun langsung ke perbatasan Kabupaten  Pinrang – Polman yang merupakan Kabupaten perbatasan antara Sulsel dan Sulbar. Awalnya mereka memang  ngotot tetap menjalankan pembatasan tersebut, namun setelah kita sampaikan jika hal serupa juga akan kita  lakukan dengan menutup akses warga Sulbar masuk ke Sulsel, mereka seakan tidak terima dan akhirnya mulai  melunak,” ungkap Plt Asisiten I Setda Pimrang, Aswadi Haruna saat dikonfirmasi Upeks, Jum’at (29/5/2020).

Aswadi menyebutkan, Pemprov Sulbar melunak dan bersedia membuka pembatasan tersebut pada tanggal 1 Juni  mendatang.

“Mereka juga berjanji siap menyiapkan fasilitas kendaraan umum yang akan mengangkut warga ke wilayahnya  apabila diturunkan di perbatasan,” pungkas Aswadi.

Untuk diketahui, pembatasan satu arah yang ditetapkan Pemprov Sulbar hampirnsebulan lamanya ini telah menuai  kecaman dari sejumlah warga Sulsel, khususnya Kabupaten Pinrang. Pasalnya, Pemprov Sulbar dinilai arogan  dan telah berbuat sewenang-wenang dengan menutup akses warga lain masuk ke wilayahnya namun malah  membebaskan warganya bebas berkeliaran memasuki wilayah Provinsi lain. (CALU).

Loading...

#TRENDING

To Top