SULAWESI SELATAN

Dua Oknum ASN Pembuat SK CPNS Palsu, Raup Keuntungan Rp2 M

TAKALAR, UPEKS.co.id–Dua Oknum ASN masing-masing SS(53) dan WH (44) kedua tersangka saat ini jadi tahanan polres Takalar terhadap perbuatan menerbitkan  SK CPNS palsu termasuk diduga melakukan pemalsuan tanda-tangan Bupati Takalar.

Pelaku beraksi sejak tahun 2016 hingga sekarang kobannya mencapai ratusan orang. Tersangka utama sempat pingsan saat wartawan melakukan pengambilan gambar terhadap dirinya.

Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono mengatakan sejak dilakukan penangkapan pada April lalu dan dilakukan penyelidikan korban para pelaku penipuan mencapai 367 orang.

“Sebanyak 367 berkas CPNS dengan 45 SK PNS palsu menjadi barang bukti. Untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, tersangka ini tidak hanya dikabupaten Takalar saja tapi modusnya terjadi di kabupaten Maros,” pungkas mantan Kapolres Sidrap, Jumat (15/5/20).

Lanjut dikatakan bahwa kedua pelaku melakukan aksinya secara  sistemik dan terstruktur, sehingga mudah mempengaruhi korbannya. Dari hasil kejahatannya dia maraup keuntungan sekitar  Rp2 miliar lebih.

“Uang diperolehnya hanya digunakan untuk membeli aksesoris seperti Tas merk ebervast dan sepatu yang harga jutaan hingga puluhan juta,” terangnya.

Kata Budi Wahyono bahwa barang bukti berhasil diamankan adalah Uang Kertas Puluhan Juta, laptop CPU dan printer. Korban membayar antara Rp10 juta atau Rp40 juta  sebagai uang muka untuk penerbitan SK CPNS dan pengurusan adminstrasi lainnya.

Bukan hanya itu puluhan kardus berkas CPNS, SK-CPNS  dan bukti pembayaran lainnya disita.Dan Untuk saat ini baru dua pelaku kita amankan, tidak tertutup kemungkinan ada pelaku lain  itu bisa terlihat  dari hasil pengembangan penyelidikan.

“Kedua pelaku dijerat pasal 378 dan 372 junto 556 ancaman 4 tahun penjara. Pasal yang kita terapkan junto pasal 445 KUHP, tidak menutup kemungkinan ada yang terlibat dalam kasus penipuan SK CPNS ini,” ujranya.

“Berkas kasus kedua oknum PNS juga kita sudah serahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Takalar,” tutupnya (Jah)

Loading...

#TRENDING

To Top