Warga Terdampak Covid-19 Akan Dapat Bantuan dari Pemkab Majene

  • Whatsapp
Warga Terdampak Covid-19 Akan Dapat Bantuan dari Pemkab Majene

MAJENE, UPEKS.co.id–Dalam waktu dekat ini, warga yang terdampak
pandemi virus corona atau Covid-19, akan mendapat bantuan dari
Pemerintah Kabupaten Majene, melalui Dinas Sosial Kabupaten Majene.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majene,  Muh Jafar,  Senin (13/04/2020)
mengatakan, untuk saat ini Dinas Sosial Majene sedang mendata warga
yang terdampak akibat pandemi virus corona (Covid-19). Warga akan
mendapat bantuan sosial (Bansos) daerah.

Bacaan Lainnya

“Kita tidak melihat miskin atau kaya,  artinya hampir semua warga
tidak bisa bekerja, sehingga perlu ada bantuan. Karena warga yang
terdampak wabah corona ini bisa saja bukan hanya dari kalangan orang
yang  tidak mampu, tapi orang yang mampu juga,”sebut Jafar.

Jafar juga mengatakan, untuk saat ini pihaknya telah mengeluarkan
surat yang ditujukan kepada para Camat,  agar meneruskan kepada
Kelurahan dan Desa untuk mendata warga yang terdampak akibat wabah
corona.

“Isi suratnya diminta kepada pak Lurah dan pak Desa untuk mendata
warganya yang belum pernah terdata sama sekali. Yang kami minta adalah
data bagi warga yang terdampat corona. Besok ada pertemuan di ruang
pola, kami undang seluruh Lurah dan Desa untuk mengsinkronkan data
ini,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, dari jumlah penduduk Kabupaten Majene sebanyak
174.000 jiwa, sebanyak 8.000 lebih KK yang dapat bantuan PKH,
sementara untuk penerima bantuan sembako 10.000 lebih KK.

“Yang dapat bantuan PKH wajib dapat sembako, yang dapat sembako tidak
mutlak dapat PKH. Masih ada 1.000 KK yang dapat sembako dan dapat PKH,
dan bantuan dari pusat sekarang sudah ketat,” ungkapnya.

Jafar menjelaskan, untuk saat sekarang ini, Dinas Sosial telah
memiliki data sebanyak 20.000 KK penerima BPJS. “Tinggal kami menunggu
data dari Kelurahan dan Desa, dan bantuan ini nanti  akan
diperuntukkan bagi warga yang tidak bisa bekerja akibat wabah corona,”
jelasnya.

Sementara untuk persyaratannya yang akan mendapat bantuan kata Jafar
yakni, bukan ASN, pensiunan, TNI dan Polri “Mereka ini tidak bisa
didata, kemudian bagi warga yang terdampak corona sehingga tidak bisa
bekerja agar melapor kepada kepala lingkungan setempat untuk
didata,”pungkasnya.(Alimukhtar).

Pos terkait