Tanggulangi Wabah Corona, Majene Pangkas 50 Persen Anggaran OPD

  • Whatsapp
Tanggulangi Wabah Corona, Majene Pangkas 50 Persen Anggaran OPD

Tanggulangi Wabah Corona, Majene Pangkas 50 Persen Anggaran OPD

MAJENE,UPEKS.co.id—Atasi penyebaran wabah virus Corona, pemkab Majene terpaksa  memangkas anggaran setiap Organisasi Perangkat daerah (OPD) 50 persen.

Bacaan Lainnya

Pemangkasan anggaran meliputi  biaya kegiatan OPD yang dianggap belum prioritas.

Hal ini disampaikan kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Majene, Kasman Kabil, Rabu (22/04/2020)  dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Menurut Kasman, pemangkasan anggaran yang dilakukan pemkab Majene sesuai petunjuk Kementerian Dalam Negeri untuk biaya penanggulangan wabah Covid-19.

Anggaran OPD yang akan dipangkas meliputi anggaran belanja barang dan jasa.

“Setiap OPD anggarannya akan dipangkas antara 70 hingga 50 persen untuk penanggulangan wabah Covid. Mungkin termasuk juga anggaran dari ASN dan langganan surat kabar. Jadi kami minta maaf karena kondisisaat ini pemda butuh biaya besar,” ungkap Kasman.

Sementara itu Sekretaris DPRD Majene, Mattalunru mengaku untuk anggaran DPRD kemungkinan besar akan dipangkas sebesar Rp500 juta, meliputi anggaran biaya perjalanan dinas, anggaran reses dan anggaran pelatihan.

”Ini baru rencana, namun besar kemungkinannya memang mencapai Rp.500 juta anggaran DPRD yang akan dipangkas, mungkin juga anggaran surat kabar,”katanya. (Alimukhtar).

Pos terkait