Polres Mamuju Utara Tangkap Pembuat dan Pengedar Uang Palsu

  • Whatsapp
Polres Mamuju Utara Tangkap Pembuat dan Pengedar Uang Palsu

MAJENE, UPEKS.co.id—Seorang lelaki inisial A (24) yang diduga sebagai pembuat dan pengedar uang palsu (upal) berhasil diringkus jajaran Polres Mamuju Utara. Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti yang digunakan pelaku melakkan aksinya.

Pengungkapan tersebut dilakukan, setelah pihak kepolisian medapat
informasi bahwa, sebelumnya telah terjadi transaksi jual beli disalah satu toko di Pasangkayu, namun pemilik toko memastikan setiap uang pembayaran ditest menggunakan sinar ultra violet, sehingga uang yang dipakai membayar akan ketahuan palsu.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Mamuju Utara, AKP Pandu Arief Setiawan
mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung  melakukan penyelidikan selama beberapa hari, sehingga berhasil memperoleh informasi akurat selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Bambalamotu dan berhasil mengamankan seorang yang diduga pelakunya.

“Yang diduga pelaku seorang lelaki inisial A (24), warga desa Polewali kecamatan Bambalamotu, pelaku diduga telah membuat dan mengedarkan

uang palsu di wilayah hukum Polres Mamuju Utara bersama temannnya yang saat ini masih dalam pencarian,” ungkap AKP Pandu, Kamis (09/04/2020).

AKP Pandu juga mengatakan, selain menangkap terduga pelaku, petugas juga berhasil menyita beberapa barang bukti berupa, 1 unit printer merk Epson, 1 unit monitor komputer merk Lenovo, 1 buah keyboard komputer, 1 buah mouse komputer, 2 unit speaker merk Dat, 7 lembar uang paslu pecahan Rp50 ribu, dan uang tunai sejumlah Rp670 ribu
yang diduga hasil penukaran ataupun kembalian saat membelanjakan uang palsu.

“Pelaku A bersama temannya membuat atau mencetak uang palsu dengan cara men-scan uang asli pecahan Rp50.000 menggunakan sebuah printer
merk Epson yang mereka curi di SMP N 2 Pasangkayu tahun 2018.
Selanjutnya uang palsu tersebut mereka tukar dan atau belanjakan di kios, warung ataupun toko yang ada di beberapa tempat di wilayah
Pasangkayu,” pugkasnya.(Alimukhtar)

Pos terkait