Pemkab Gowa Terima Bantuan APD Dari Ikatan Apoteker Indonesia

  • Whatsapp
Pemkab Gowa Terima Bantuan APD Dari Ikatan Apoteker Indonesia

Pemkab Gowa Terima Bantuan APD Dari Ikatan Apoteker Indonesia

GOWA, UPEKS.co.id -Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Gowa menyerahkan sejumlah bantuan Alat
Pelindung Diri (APD) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Rabu (22/4/2020).

Bacaan Lainnya

APD ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IAI Gowa, Basir kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H  Muchlis di Posko Induk Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa, Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa.

Basir menyampaikan bahwa ada 8 (delapan) item bantuan yang diserahkan berupa face shield sebanyak 439 pcs,  alcohol/ disinfektan 55 botol, masker kain 115 pcs, masker medis 1.500 pcs, handschoen 14 box, handwash 10  pcs, vitamin B Com 15 box dan vitamin C 2 box.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkannya terutama bagi tenaga medis yang berada di
garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Gowa,” ucapnya.

Sekadar diketahui, APD masker kain dan masker medik ini dibuat sendiri oleh para pengurus IAI Gowa bersama  dengan anggota Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Gowa menggunakan bahan yang telah direkomendasikan  dan sudah disterilkan.

“Jadi rencana masker kain dan masker medik ini kami buat 6.000 pcs, namun kami baru membuat 1.700 pcs  maskerdikarenakan bahannya sangat langkah saat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H Muchlis atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa  menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerjasama dari IAI Cabang Gowa yang  telah menyerahkan bantuan yang dibutuhkan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten
Gowa.

“Ini adalah bagian bagaimana semua komponen masyarakat Gowa, mulai dari organisasi profesi maupun  organisasi masyarakat lainnya memberikan sumbangsih dalam rangka penanganan Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan Muchlis, bencana yang kita alami saat ini tidak bisa dihadapi hanya dengan segmen masyarakat  tertentu.

Sehingga dibutuhkan penanganan secara kompherensif dan kerjasama, mengingat energi yang  dibutuhkan dalam pengadaan APD saat ini yang terbilang langka karena banyaknya permintaan dari berbagai  kalangan.

“Mudah-mudahan curve peningkatan korban positif sudah bisa kita tekan. Karena dalam dua hari terakhir jumlah  korban positif semakin menurun sehingga kita bisa memulihkan kembali suasana perekonomian di Indonesia  terkhusus di Kabupaten Gowa,” kata mantan Kepala Bappeda Gowa ini. (Sofyan)

Pos terkait