Patut Jadi Contoh, 25 Persen Dana Desa Paconne untuk BLT

  • Whatsapp
Patut Jadi Contoh, 25 Persen Dana Desa Paconne untuk BLT
Warga Desa Paconne yang ikut musyawarah terkait BLT, Selasa (21/4/2020)
Patut Jadi Contoh, 25 Persen Dana Desa Paconne untuk BLT
MUSYAWARAH. Warga Desa Paconne yang ikut musyawarah terkait BLT yang tedampak pandemi Covid-19, Selasa (21/4/2020). (Foto: Kartini/Upeks)

LUWU, UPEKS.co.id– Salah satu desa yang patut dicontoh untuk desa lain di Kabupaten Luwu, cepat tanggap atas amanat pemerintah pusat yakni Pemerintah Desa Paconne, Belopa Utara, Kabupaten Luwu. Mengalokasikan dana desa untuk dijadikan bantuan bagi warga terdampak pandemik Covid-19. Bantuan diberikan dalam bentuk dana bantuan langsung tunai (BLT) yang siap disalurkan.

Kepala Desa Paconne, Khairuddin S. IP mengatakan dana BLT yang dialokasikan dari Dana Desa akan memaksimalkan 25% dari anggaran dana desa untuk BLT dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Calon Penerima manfaat BLT ini tidak harus memenuhi 14 kriteria masyarakat miskin, tetapi harus merujuk pada dampak dari pandemi Covid-19 kecuali Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pensiunan, penerima PKH – BPNT 42 KK dan BLT Sosial Kabupaten 35 KK dan Karyawan Swasta yang tidak memiliki dampak pandemi Covid-19.

Untuk Desa Paconne  sebanyak 100 lebih warga yang akan menerima bantuan.

Sesuai kesepakatan musyawarah Selasa (21/4/2020). Jumlah total yang disalurkan tergantung jumlah besaran dana desa. Masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan Rp600 ribu per bulan, selama April, Mei hingga Juni.

Khairuddin berharap penyaluran BLT dapat berjalan dengan aman.

“Bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu karena dampak ekonomi dan sosial dari penyebaran virus ini. Bantuan lainnya pun akan dibagikan agar seluruh masyarakat yang membutuhkan bisa menerima,” terangnya.

Melalui Tim Relawan Covid-19, Kepala Dusun, RT dan RW mendata masyarakat yang terdampak covid-19 sesuai amanat Permendes, kemudian data hasil pendataan akan dimusdeskan untuk ditetapkan oleh kades dan mendapat pengesahan dari camat. Kemudian penyalurannya melalui rekening BPD masing-masing penerima.

Sementara itu, Ketua DPRD Luwu Rusli Sunali menekan pengawasan pendataan agar tepat sasaran BLT ini.

“Bantuan ini harus dikawal dengan baik agar tepat sasaran,” tegasnya. (Kartini)

Pos terkait