Meski Covid-19 Mewabah, PKBM Melati Enrekang Gelar Ujian Sekolah Berbasis Online

  • Whatsapp
Meski Covid-19 Mewabah, PKBM Melati Enrekang Gelar Ujian Sekolah Berbasis Online

Meski Covid-19 Mewabah, PKBM Melati Enrekang Gelar Ujian Sekolah Berbasis Online

ENREKANG,UPEKS.co.id— Meskipun tahun ini Kementerian pendidikan Nasional Republik Indonesia  meniadakan Ujian Nasional UN) akibat kasus Covid-19 yang mewabah di dunia, namun Pusat Kegiatan Belajar  Masyarakat ( PKBM ) Melati Kabupaten Enrekang tetap laksanakan Ujian Sekolah Berbasis Online.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 75 peserta ujian online Paket C, 95 orang Paket B dan Paket A 20 orang mengikuti ujian tersebut. Ujian  dilaksanakan selama 4 hari untuk Paket C dan 3 hari untuk Paket B dn A.

Direktur PKBM Melati Kabupaten Enrekang, Suhartin Lukman mengatakan, meski hal ini bukan sebuah kaharusan  tetapi dirinya ingin agar anak didiknya mendapatkan nilai lebih melalui ujian sekolah Berbasis Online yang dia  lakukan.

“Motivasi saya untuk melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Online ini, untuk menambah nilai para Siswa karena  hasil yang akan muncul di Ijazah nantinya adalah pembagian dari Raport semester I sampai Semester IV ditambah  nilai ujian sekolahnya. Saya tidak mau nilai mereka jatuh hanya karena tidak ikut ujian meskipun ini bukan sebuah  kaharusan,” kata Suhartin.

Meskipun Dia mengakui baru kali ini melakukan Ujian Sekolah Berbasis Online namun hal ini akan menjadi salah  satu program kerja PkBM Melati Enrekang kedepan. Karena menurut Suhartin ujian itu tidak mesti harus datang  dan berkumpul di satu tempat.

Tidak ada alasan baginya untuk tidak berkomunikasi dengan para Siswanya meski hanya melalui group WhatsApp  yang dibuat Suhartin untuk anak didiknya.

“Sekarang saya melakukan pembelajaran melalui Online jadi masing-masing saya buatkan group WhatsApp. Jadi  disitu saja melemparkan materi pembelajaran. Makanya dengan adanya Covid-19 ini dan Pemerintah meniadakan  ujian Nasional saya tetap melakukan Ujian Sekolah Berbasis Online,”pungkas Istri Sekretaris BPBD Enrekang ini.

Hanya saja dalam proses ujian ini para peserta terkendala signal yang muncul tenggelam karena banyak peserta ujian yang tinggal di daerah pegunungan yang provokasi sinyalnya sangat lemah seperti didaerah Nating,  Kecamatan Bungin. Itulah kenapa sehingga prosesnya kadang selesai menjelang sore.

Meski begitu Ibu yang saat ini tengah menyelesaikan S2 nya tak pernah patah semangat, di tengah wabah virus  corona dan signal yang tak bersahabat Suhartin dengan penuh kesabaran terus melakukan tugas mulianya demi ”  Memanusiakan Manusia” .

Direktur PKBM Melati, Suhartin Lukman berharap kedepannya tak ada lagi anak putus sekolah yang tak mendapat  lapangan pekerjaan hanya karena terbentur Ijazah. PKMB Melayani selalu menjadi solusi bagi mereka yang ingin  belajar untuk mendapatkan Ijazah melalui pembelajaran kejar Paket A,B d C.

Kegiatan Ujian Sekolah Berbasis Online yang dilakukan PKBM Melati Enrekang dipantau langsung oleh Kabid  Pembinaan PAUD & PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang
M.Gunawan Rasyid,S.Ag.MM.( Sry ).

Pos terkait