Komplain Mantan Dekan FKM UMI tak Berdasar

  • Whatsapp
Komplain Mantan Dekan FKM UMI tak Berdasar

 

Komplain Mantan Dekan FKM UMI tak BerdasarMAKASSAR.UPEKS.co.id—Komplain yang dikemukakan mantan Dekan FKM UMI, Dr. R.Sudirman melalui kuasa
hukumnya tidak beralasan. Pasalnya, secara institusi, mekanisme penjaringan dan seleksi calon Dekan FKM UMI
sudah sesuai aturan yang berlaku dalam lingkungan UMI.

Bacaan Lainnya

Pelantikan Dekan FKM masa amanah 2020-2024 sesuai aturan dan secara prosedural dari setiap tahapan mulai  penjaringan hingga pelantikan Dekan FKM UMI yang baru.

Mantan Dekan FKM, Dr. R Sudirman yang saat itu menjabat sebagai Dekan dan sekaligus sebagai Ketua Senat  Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI mengetahui secara detail.

Dr R Sudirman yang mengusulkan dua nama  yang diusulkan ke Rektor sebagai bagian dari tahapan penjaringan Calon Dekan FKM UMI untuk mengikuti tahap  selanjutnya.

“Jadi, jika hal yang dipersoalkan Dr Sudirman, kami kembalikan bagaimana konsistensinya sebagai Ketua Senat  FKM saat itu,” kata Ketua Tim Hukum Rektor UMI, Prof. Dr. Sufirman Rahman, SH,MH.

Pernyataan itu dikemukakan menanggapi pemberitaan yang dimuat Upeks.co.id sebelumnya, terkait komplain  mantan Dekan FKM UMI pada Rektor UMI baru-baru ini.

Dikatakannya, tahapan penjaringan Calon Dekan tiga Fakultas termasuk FKM UMI, mulai Rapat Senat Fakultas  untuk pembentukan Panitia Penjaringan Bakal Calon (balon) dekan hingga pelantikan awal April 2020, merupakan  bagian tak terpisahkan dari Peraturan Tata Tertib dan Jadwal Pelaksanaan Penjaringan balon
Dekan/Direktur PPs di lingkungan UMI Nomor 3890 tahun 2019.

Jadwal penjaringan calon Dekan secara detail tertulis secara jelas, tanggal dan tahapan kegiatan yang  merupakan bagian dari surat keputusan tersebut. Hal itu telah disampaikan ke tiga fakultas yang sementara  melakukan proses penjaringan calon dekan saat itu, Hukum, Pertanian dan FKM, kata Sufirman. (rls).