SELAYAR.UPEKS.co.id—Kepala Desa Jambuiya,Muhammad Ridwan bersama Babinsa Serma Muh.Taufik,dan
Kepala Puskesmas Barugaia H.Ruslan B dan beberapa pegawai Puskesmas Barugaia turun pantau kondisi tiga orang yang baru datang dari Zona merah yang sementara menjalani proses isolasi mandiri, Senin(20/4/2020).
Ridwan mengatakan, untuk mencegah penyebaran Covid- 19,kami dan tim relawan covid-19 pantau dengan mengunjungi rumah mereka. Pasien isolasi itu baru datang dari daerah Kendari dan Makassar.
“Dalam pemantauan tersebut tercatat ada 3 pasien yang dipantau yang masih menjalani isolasi mandiri di rumah karena mereka baru datang beberapa hari yang lalu dari daerah zona merah.jelasnya
Lanjut ia mengatakan bahwa Ketiga orang tersebut setelah ditest suhu badannya,semuanya normal,dengan demikian mereka tetap harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dirumah baru bisa beraktifitas.
“Dua orang tersebut dari dusun Lembang mate’ne dan satu orang dari dusun panaikan,” tambahnya.
Dikatakannya, di Desa Jambuiya yang masuk dalam pengawasan 15 orang, dan sementara 4 orang masih menjalani proses isolasi mandiri d irumah dan 11 orang lainnya sudah selesai dan sudah bisa beraktivitas kembali.
Lebih jauh ia memaparkan terkait pembagian masker baru baru ini, pihakya sudah membagikan 800 lebih masker ke masyarakat, Begitupun dengan penyemprotan disinfektan sebanyak 3 kali, dan sudah menjadi agenda kegiatan kami selama pandemi berlangsung
“Penyemprotan kami lakukan setiap hari Jumat,dan saya usahakan kembali di lakukan sebelum puasa”.
Kepala Puskesmas Barugaia, Haji.Ruslan B mengatakan, ketiga pasien tersebut setelah di test masih dalam keadaan normal. Diantaranya satu orang suhunya sekitar 36,4 begitupun dengan dua pasien lainnya.
Olehnya itu kepada masyarakat khususnya yang baru datang dari daerah diluar selayar yang memiliki gejala seperti batuk dan panas silahakan hubungi puskesmas barugaia untuk diperiksa kesehatannya ataupun melalui posko induk Covid- 19 Desa Jambuiya, ujarnya. (Sya)




