Imadiklus Indonesia Dorong Kemdikbud Jadikan Mahasiswa Relawan Pengajar

  • Whatsapp
Imadiklus Indonesia Dorong Kemdikbud Jadikan Mahasiswa Relawan Pengajar

Imadiklus Indonesia Dorong Kemdikbud Jadikan Mahasiswa Relawan Pengajar

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Virus Corona semakin hari mengalami peningkatan sampai saat ini tercatat sedikitnya  4.241 pada 13 April 2020 masyarakat Indonesia yang terjangkit virus mematikan ini.

Bacaan Lainnya

Berbagai upaya terus dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus Corona ini sehingga pemerintah
menghimbau agar tidak dilakukan perkumpulan. Tentunya hal tersebut berdampak pada berbagai lini salah  satunya bidang pendidikan yang membuat peserta didik dan mahasiswa harus belajar jarak jauh ( distance learning).

Proses pembelajaran secara daring tentu ada yang belum berjalan efektif utamanya di daerah yang tidak memiliki  akses internet yang memadai sehingga membuat peserta didik dan tenaga pendidik susah untuk menerapkan  suasana pembelajaran tersebut.

Ketua Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se Indonesia Ismail Mahmud Mendorong Kemdikbud untuk  membuat Relawan Pengajar dan mengajak kepada seluruh mahasiswa agar membantu para guru menjadi  Relawan pengajar di daerahnya masing masing.

“Saya mengajak kepada seluruh mahasiswa yang sudah pulang ke daerah nya agar menjadi relawan garda  terdepan menghidupkan pelita pendidikan di daerahnya masing masing. Menjadi mitra belajar bagi anak anak  Indonesia untuk mewujudkan suasana belajar yang mandiri,” ujarnya.

Minimal ke orang orang terdekatnya membentuk kelompok kecil dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.  Bisa juga membantu melalui program belajar bersama Program TVRI yang baru saja dimunculkan.

”Kami juga  sudah menyurat secara resmi kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar mahasiswa dijadikan Relawan  Pengajar”, jelas ketua Imadiklus tersebut.

Ia juga mengapresiasi langkah Menteri Pendidikan Nadiem Makarim untuk memberikan kebebasan kepada kepala  sekolah menggunakan dana Bos membelikan Pulsa bagi guru dan siswa. Selain itu, langlah Mendikbud juga  membuat program belajar di rumah melalui program TVRI patut diapresiasi.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Mas Menteri Langkah yang cepat untuk membuat kebijakan agar  suasana belajar tetap berjalan. Penggunaan dana BOS untuk digunakan siswa dan guru membeli pulsa  merupakan hal luar biasa. Apalagi Program yang diluncurkan Kemdikbud belajar di rumah melalui siaran TVRI
setidaknya bisa mengakomodir pelajar yang ada di pelosok negeri untuk tetap mendapatkan pendidikan” jelasnya.  (rus).

Pos terkait