Dapur Lapangan TNI-Polri di Bone Siapkan Ratusan Paket Berbuka Puasa

  • Whatsapp
Dapur Lapangan TNI-Polri di Bone Siapkan Ratusan Paket Berbuka Puasa

Dapur Lapangan TNI-Polri di Bone Siapkan Ratusan Paket Berbuka Puasa

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Bulan Suci Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan dan disambut suka  cita oleh seluruh Umat Muslim di dunia. Termasuk umat muslim di Kabupaten Bone.

Bacaan Lainnya

Meskipun begitu, banyak umat muslim yang belum mampu menikmati keindahan bulan Ramadan, utamanya
kenikmatan saat berbuka puasa, terlebih saat ini Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19.

Banyak dari masyarakat ekonomi ke bawah yang terkena dampak dari pandemi Covid-19 dan banyak pula yang  harus kehilangan mata pencariannya akibat wabah ini.

Olehnya itu, Bakti Brimob Untuk Masyarakat yang dilakukan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel  bersama Kodim 1407-Bone telah mendirikan dapur lapangan pada awal bulan April dan kini sudah 16 hari  beroperasi.

Dapur lapangan yang berlokasi di Mako Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel Jl MH Tamrin  Watampone ini, telah menyalurkan ribuan paket makanan kepada warga yang terkena dampak Covid 19.

Kegiatan ini terlaksana atas dasar perintah dari Komandan Korp Brimob Polri kepada seluruh jajaran Satun Brimob  Se Indonesia.

Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis menjelaskan kegiatan sosial ini merupakan  wujud dari Bakti Brimob Untuk Masyarakat.

Dimana dalam kegiatan ini pihaknya terus menyalurkan bantuan baik berupa sembako maupun berupa masakan  jadi untuk meringankan beban warga yang terdampak Covid 19.

“Terlebih saat ini kita telah memasuki bulan Ramadan, jadi kami akan terus berupaya agar warga yang terdampak  Covid-19, dapat merasakan nikmatnya Ramadan, ” ucapnya.

Komandan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan menerangkan, tepat 16 hari dapur  lapangan TNI-Polri telah beroperasi dan selama bulan suci Ramadan dapur lapangan akan menyediakan paket  berbuka puasa bagi warga yang terkena dampak Covid-19.

“Kami fokuskan kepada warga yang berprofesi sebagai tukang ojek, tukang becak dan buruh harian yang tetap  harus bekerja di tengah pandemi ini, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi banyak warga dan menjadi  ladang pahala bagi kami serta donatur yang ikut mendukung kegiatan ini, ” harapnya.(Jay)

Pos terkait