Bupati Majene, Bagikan Token Listrik Gratis Bagi Warga Terdampak Covid-19

  • Whatsapp
Bupati Majene, Bagikan Token Listrik Gratis Bagi Warga Terdampak Covid-19

MAJENE, UPEKS.co.id–Bupati Majene, Fahmi Massiara didampingi Kepala
PT PLN Cabang Majene, Bachtiar membagikan token listrik gratis bagi
pelanggan PLN yang terdampak wabah virus corona.

Menurut Bupati Majene, Fahmi Massiara, pembagian token listrik gratis
ini menindak lanjuti Instruksi Presiden RI tentang pemberian token
listrik secara gratis sebagai kompensasi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah daerah menggratiskan listrik selama tiga bulan, yaitu
April, Mei dan Juni 2020. Khusus untuk 450 KV dan 900 VA subsidi 50%.
Pembagian token listrik gratis hari ini khusus di dua kecamatan yaitu
Banggae Timur dan Banggae yang jumlahnya sebanyak 1.785 rumah,”kata
Fahmi, Senin (13/04/2020).

Meski demikian, kata Fahmi, untuk pelanggan 900 VA terbagi dua subsidi
dan non subsidi. Untuk kode non subsidi tetap dengan harga biasa atau
tanpa diskon. Penerima token listrik gratis bagi masyarakat tidak
mampu bersasarkan basis data terpadu Kementerian Sosial RI.

“Saya berharap tidak ada yang memanfaatkan kegiatan ini untuk mencari
keuntungan dalam penyalurannya, karena total di Kabupaten Majene
sekitar 6.000 rumah yang akan mendapatkan Token Gratis,”tegas Fahmi.

Fahmi mengatakan, bahwa kebijakan tersebut merupakan wujud perhatian
pemerintah mengingat banyaknya warga tetap tinggal dirumah dan harus
patuh tentang Social Distancing.

“Saya juga meminta kepada para Lurah dan Kepala Desa agar proses
pembagian nantinya, tetap mematuhi protokol dan anjuran kesehatan
termasuk Social Distancing,”pungkasnya.

Sementara itu,  Kepala PT PLN Cabang Majene, Bahctiar menjelaskan,
bahwa data keseluruhan untuk kabupaten Majene mencapai 6000 pelanggan
prabayar untuk daya 450 dan 900 VA. Tiap kecamatan akan disurvei
langsung untuk memastikan token tersebut diterima secara langsung dan
menghindari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami sudah cetak perkecamatan, karna ini sangat mendesak dan harus
dipastikan tersalur. Bagi pelanggan yang masih menggunakan manual atau
bukan token maka secara otomatis akan gratis,” jelas
Bachtiar.(Alimukhtar)

Pos terkait