Indah Tetapkan Status Siaga Darurat Hadapi Covid-19 di Lutra

  • Whatsapp
Indah Tetapkan Status Siaga Darurat Hadapi Covid-19 di Lutra

Lutra, Upeks.co.id – Bupati Luwu Utara(Lutra) langsung menetapkan status siaga darurat bencana dalam menghadapi pandemi virus Corona atau COVID-19.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Pemerintah Daerah(Pemda) Lutra, Komang Krishna menyebutkan dengan adanya 10 warga di Lutra berstatus Orang Dalam Pemantauan(ODP) Covid-19.Sehingga Bupati menetapkan Luwu Utara julukan Bumi Lamaranginang status siaga darurat bencana, Jumat (20/3/2020) di Aula La Galigo

Bacaan Lainnya

Pertimbangan status siaga/tanggap darurat bencana ini, ucap Komang Krishna, sehingga Bupati Lutra menetapkannya, karena adanya 10 orang ODP dan seorang warga Sulsel dinyatakan meninggal akibat positif terjangkit Covid-19, karena Bumi Lamaranginang merupakan jalur trans Sulawesi yang menghubungkan antar provinsi,” jelas Bupati.

Karena eskalasi pandemi Corona terutama yang hingga hari ini terdapat Pasien Dalam Pemantauan atau Pengawasan (PDP), sepuluh orang ODP, dan kita tunggu hasil laboratorium beberapa hari ke depan.

Dari kasus dua orang di Sulsel satu sudah meninggal kasus karena penyebaran virus Corona, kata dia, bersifat impor dari daerah lain. Oleh karena itu pemerintah daerah merasa perlu untuk membuat langkah-langkah yang lebih masif, salah satunya dengan penetapan status siaga atau tanggap darurat bencana.

“Dengan status itu, maka harapan Indah Putri Indriani Bupati Lutra, kita memiliki payung untuk melakukan langkah-langkah pencegahan ,” ujar Bupati.

Konsekuensi dengan ditetapkannya status ini maka, kata Indah akan semakin memudahkan Pemda Lutra untuk melakukan penanganan.

Berdasarkan data, Juru Bicara Pemda Lutra untuk penanganan Covid-19 Komang Krishna menyampaikan jumlah PDP sebanyak 10 orang.

Untuk pasien dari Desa Sukamaju Kecamatan Sukamaju yang berinisial RS(33) ini mengeluh sakit sepulang dari Malaysia dua hari yang lalu. Pihak RSUD Andi Djemma Masamba langsung bergeraj cepat mengambil tindakan dengan melakukan observasi sementara di kamar isolasi.

“Sesuai laporan dari RSUD Andi Djemna Masamba, pasien RS dari Kecamatan Sukamaju memiliki gejala batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak, sehingfa tim medis langsung melakukan observasi, sementara dikamar isolasi dan dilakukan pemeriksaan rontgen denfan hasil positif Pneumonia,” ungkap Komang.

Sehingga pihak RSUD Andi Djemma, juga bergerak cepat melakukan pengambilan Spesimen Swab hidung, tenggorokan, dahak, dan serum untuk dikirim ke Litbsngdes Jakarta dan pasien ini madih kategori PDP.

Dan kini telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Lakipadada Kabupaten Tana Toraja.

Sekedar diketahui RSUD Lakipadada adalah salah satu Rumah Sakit rujukan untuk kasus penyakit infeksi, termasuk kasus Covid-19.

Hingga hari ini belum ada peningkatan status ODP covid-19 ke sepuluh Pasien Dalam Pengawasan(PDP) di Bumi Lamaranginang. Dan masih dalam proses menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” pungkasnya, seraya menambahkan kita berharap warga Bumi Lamaranginang untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya.(yustus)

Pos terkait