IDI Makassar Serahkan Bantuan 47 Puskesmas Makassar

  • Whatsapp
IDI Makassar Serahkan Bantuan 47 Puskesmas Makassar

 

Makassar, Upeks.co.id–Indonesia darurat virus corona. Jumlah kasus positif Covid-19 yang disebabkan infeksi virus corona kian hari terus bertambah hingga hari ini.

Bacaan Lainnya

Di seluruh dunia, jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 242.713 kasus. Sementara, sebanyak 9.867 orang meninggal dunia, dan 84.962 orang sembuh.

Jumlah korban jiwa virus Corona di Sulsel dan secara nasional juga meningkat. Kini, wabah virus Covid-19 asal Wuhan Cina terus memakan korban di Indonesia tercatat Per 23 Maret 2020, jumlah kasus positif menjadi 579 kasus dan 49 orangmeninggal dunia.

Melihat fenomena mewabahnya virus corona di sulsel, Ikatan Dokter Indonesia Kota Makassar membentuk satgas IDI makassar tanggap Covid 19 di Ketua DR Dr Muhammad Sakti Sp.OT (K) , Sekretaris Dr Muji Iswanty Sp.KK Mkes MH.

Menurut Sakti, IDI Makassar membentuk juga relawan tanggap corona, hot line info terbaru virus corona. Agar masyarakat tidak menerima berita hoax dan menampung bantuan dari lembaga manapun untuk membantu petugas dokter dan paramedis dalam menghadapi virus corona hari ini, Selasa (24/2).

Tim satgas IDI Makassar Tanggap Covid -19 menyerahkan serentak 47 puskesmas se kota makasssar berupa masker, handsanitizer serta makanan minuman untuk dokter dan paramedis yang bertugas di faskes pertama.

Ketua IDI Kota Makassar Dr Siswanto Wahab Sp.KK didampingi Sekertaris Dr Nur Ashari M.Kes mengatakan, IDI Makassar sebagai wadah profesi dokter akan berada di garda terdepan bersama pemerintah Kota Makassar serta pemerintah Sulsel untuk mewujudkan masyarakat sehat tanpa virus corona.

“Dengan dibentuknya satgas IDI Makassar Tanggap Covid 19 maka dokter garda terdepan serta terakhir,” pungkas Dokter Anto .

Lanjut Humas Ikatan Dokter Indonesia Kota Makassar dr wachyudi Muchsin SH didampingi Koordinator advokasi DR dr Irwan Gunawan Sp.B petugas kesehatan yang menangani kasus virus korona (covid-19) kekurangan alat pelindung diri (APD). IDI meminta pemerintah memberikan fasilitas ini.

“Kami meminta pemerintah dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo (selaku kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19) menyediakan (alat pelindung diri),” katanya.

IDI makassar membuka donasi bagi donatur yang ingin membantu ke Bank BTN 00077-01-55-0000123 an Pengurus IDI Makassar, kata Dokter Irwan Gunawan.

Tambah dokter Yudi warga Makassar jangan pandang remeh ini wabah corona Prediksi peneliti Amerika serika dari universitas John Hopkins korban corona capai 65 juta jiwa selama 18 bulan.

“Penyebaran virus corona bisa lewat udara sekitar 4 jam sampai 3 hari , bahan tembaga 7 jam sampai 4 hari , bahan kardus 17 jam sampai 24 hari , bahan baja 26 jam sampai 48 hari , bahan plastik 30 jam sampai 72 hari,“ ujar Dokter Yudi.

Koordinator Logistik satgas IDI Makassar tanggap Corona Dr Muhammad Phetrus Johan Sp.OT (K) mengatakan Seluruh dokter dan paramedis selalu siap menangani pasien corona yang dirujuk di rumah sakit rujukan namun kendala utama dokter serta paramedis masih kendala Alat Pelindung Diri (APD) , apalagi penderita sulsel semakin bertambah belum lagi di faskes puskesmas yang menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang di perkirakan terpapar virus corona, ungkap dokter Pejo.(*)

Pos terkait