Diduga Rusak Hutan, Kabid BBKSDA: Oknum Dewan Terancam 10 Tahun Penjara

  • Whatsapp
Diduga Rusak Hutan, Kabid BBKSDA: Oknum Dewan Terancam 10 Tahun Penjara

Diduga Rusak Hutan, Kabid BBKSDA: Oknum Dewan Terancam 10 Tahun Penjara

TAKALAR,UPEKS.co.id—Kabid Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulsel, Ir. Ahmad Yani
mengatakan, ”JB” oknum anggota DPRD Takalar terancam hukuman pidana 10 tahun penjara, jika terbukti
pengrusakan hutan Suaka Margasatwa Ko’mara.

Bacaan Lainnya

JB diduga kuat melakukan perbuatan melawan hukum pengrusakan hutan Suaka Margasatwa Ko’mara
sepanjang 1,2 KM di Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

Diduga melanggar  Pasal 19 ayat (1) UU No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati ekosistem,” kata Ahmad Yani,
Minggu (22/3/20).

Lebih lanjut dikatakan Ahmad Yani, setiap orang dilarang melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan  perubahan terhadap keutuhan kawasan suaka alam.

“Pasal 40 ayat (1) menegaskan, barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) dipidana dengan penjara paling lama 10 (Sepuluh) Tahun dan denda paling banyak Rp 200.000.000 (Dua Ratus Juta Rupiah). Jadi Pasal ini yang nantinya kami sangkakan ke  JB jika terbukti melakukan pengrusakan kawasan hutan,”ucap Ahmad Yani.

Sementara itu ”JB” saat dikonfirmasi membantah keras melakukan pengrusakan hutan milik Kehutanan. Sebaliknya ”JB” mengakui lahan yang digarapnya itu adalah miliknya.

“Sekali lagi saya tegaskan, lahan ini milik saya, apa dasarnya pihak Kehutanan mengklaim kalau itu lahan miliknya,”  terangnya.

Lanjut JB, lahan tersebut ada rincinya tersimpan di Pemerintah Desa Barugaya. “Tetapi biarkanlah pihak  Kementerian melakukan peninjauan ulang di lapangan untuk memastikan, siapa sebenarnya pemilik lahan tersebut,” kata JB.(penulis berita: Jah).