Cara Pencegahan Covid-19, Ini Penjelasam Prof Halim Mubin

  • Whatsapp
Cara Pencegahan Covid-19, Ini Penjelasam Prof Halim Mubin

Cara Pencegahan Covid-19, Ini Penjelasam Prof Halim Mubin

MAKASSAR,UPEKS— Cara pencegahan Virus Corona sudah banyak dilakukan dengan berbagai cara, sampai  saat ini Virus Corona pun belum ada vaksinnya.

Bacaan Lainnya

Hal itu dikatakan Spesialis Penyakit Dalam RSU Fajar Medika Nusantara, Prof. Dr. dr. Abd Halim Mubin saat
penyuluhan Cara Pencegahan Virus Corona di RSU Fajar Medika Nusantara, baru-baru ini.

Prof. Dr. dr. Abd Halim Mubin mengatakan, virus yang sekarang itu nama umumnya itu Novel Coronavirus (2019-  nCoV) adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan. Virus ini berasal dari Cina. Novel Coronavirus  merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS.

Sedangkan, (Covid-19) merupakan penyakit, bukan virus. “Rata-rata semua orang mengartikan (Covid-19) dan  (2019-nCoV) itu sama artinya, padahal itu beda. (Covid-19) penyakit dan (2019-nCoV) virus corona,” katanya.

Menurutnya, cara pencegahan virus corona itu salah satunya sholat dengan teratur. Sholat fardhu, dhuha dan  tahajjud.

“Karena virus ini melalui hidung, maka lubang hidung harus selalu bersih. Yah saat berwudhu lah hidung pasti  sudah bersih,” kata Prof Halim saat ditemui di RSUD Fajar Medika kepada Upeks.

Karena belum ada vaksinnya, lanjutnya, pencegahan yang cukup efektif denga membilas rongga hidung dengan  cara menghirup atau mengisap dalam-dalam melalui lubang hidung sejumlah air atau lebih baik air hangat  berkali-kali hingga terasa di ubun-ubun, lalu dihembuskan keluar.

Selain itu, pencegahan pun bisa dilakukan dengan cara menghindari mendekati orang yang lagi flu, batuk atau  bersin. Benda-benda yang sering bersentuhan dengan pasien tidak disentuh. Pencegahan mekanis, menutup  mulut dan hidung saat bersin atau batuk, penutup juga dilakukan dengan tissu atau sapu tangan bersih.

“Gejala-gejala dari virus corona ini seperti demam 38 derajat celcius, batuk kering, sesak napas, napas tersumbat,  lemah, nyeri dada, nyeri tenggorokan, nyeri otot, sefalgia, sakit kepala dan selera makan kurang,” ujarnya. (mita)

Pos terkait