BAK: Jangan Hilangkan Peran Ortu Dalam Pendidikan

  • Whatsapp
BAK: Jangan Hilangkan Peran Ortu Dalam Pendidikan

BAK: Jangan Hilangkan Peran Ortu Dalam Pendidikan

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Berbicara tentang pendidikan, berarti pula menjelaskan hubungan dan peran penting  antara guru, murid, dan orang tua. Proses belajar di sekolah akan berjalan lancar seperti yang diharapkan, jika
terjalin relasi yang baik dan peran yang optimal di antara ketiganya.

Bacaan Lainnya

Demikian Ketua Forum Peduli Pendidikan Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) saat Ngobrol Politik yang digelar  Wartawan Politik Sulsel di Cafe Res_Publica, Jalan Pettarani, Minggu (08/03/2020).

Hadir, Akademisi STIE Amkop, Dr Partono Sumaryo, Akademisi UNM, Dr Yasdin Yasir, serta Calon Wali Kota  Makassar Munafri Arifuddin.

Menurut BAK, peran orangtua tak kalah pentingnya dalam proses pendidikan anak. Keberhasilan proses belajar  mengajar tidak bisa hanya dibebankan pada guru semata.

“Pada hakikatnya, orangtua merupakan madrasah utama bagi seorang anak dalam mendapatkan pendidikan.  Sementara itu, guru dan sekolah merupakan madrasah lanjutan bagi para murid, ‘tandas BAK.

“Saya salut dengan Pak Munafri yang menjadikan guru sebagai panglima dalam dunia pendidikan,” terangnya.

Lanjut Bachtiar kebijakan yang ingin menghilangkan peran masyarakat hal tersebut melanggar undang-undang.  “Pendidikan yang baik tentu melibatkan orangtua,” tegasnya lagi.

Kemudian BAK menyoroti kesejahteraan para guru, khususnya honorer. Di Kota Makassar 2.300 guru honorer  dengan penghasilan masih di bawah Rp1 juta.

“Bagaimana mutu pendidikan kita bagus kalau kesejahteraan guru tidak memadai. Bayangkan, ada 2.300 guru  honorer dengan gaji Rp850 ribu. Itu pun dibayarkan per tiga bulan. Ini harus diubah,” pungkasnya. (rls).

Pos terkait