ANEKA

Alhamdulillah, Anggaran Reses Dewan Dialihkan Ke Penanganan Covid-19

MAROS.UPEKS.co.id— Anggota DPRD Maros menyepakati untuk membatalkan kegiatan reses masa sidang
kedua yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan april mendatang. Pembatalan ini dilaksanakan, karena
wabah virus covid-19 yang melanda beberapa daerah, termasuk kabupaten Maros.

Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir usai rapat banggar menuturkan, DPRD Maros telah membatalkan kegiatan
reses masa sidang kedua.

Sementara untuk anggaran reses dan perjalanan konsultasi Ranperda tersebut  rencananya akan dialihakan untuk pembelian APD dan kebutuhan untuk penanganan wabah corona sekitar.
Anggaran tersebut berkisar Rp1 miliar.

“Kita akan meniadakan pelaksanaan reses. Dalam situasi ini, daerah lebih membutuhkan bantuan untuk  pengadaan alat pelindungan diri (APD) bagi tenaga medis yang sementara berjuang untuk penanganan corona.

Makanyq dana pelaksanaan reses dan perjalanan konsultan ranperda akan dialihkan ke penanganan korona, jelasnya.

Tak hanya itu, selama masa darurat corona, DPRD Maros telah menghentikan segala aktifitas seperti perjalanan  dinas luar daerah. Tak hanya itu, komisi III juga harus terus melakukan pemantauan terhadap kinerja tim gugus  covid supaya bisa berbuat maksimal dalam penanganan wabah corona.

“Seluruh anggota DPRD juga diminta untuk tetap memantau perkembangan kasus covid 19 dan mengedukasi  masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup sehat dan mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap tinggal di  rumah. Dalam hal ini seluruh elemen harus saling bekerja sama dan saling mendukung dalam penanganan virus  covid 19 ini,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Maros AS Chaidir Syam menambahkan, selama proses work from home ini,  DPRD tetap menjalankan tugasnya seperti pembahasan LKPJ. Semuanya akan dilakukan secara online atau lewat  WA dan zoom meeting.

“Yang terpenting, DPRD selalu mendukung dan menyetujui langkah pemerintah daerah yang melakukan  pergeseran anggaran sebesar 6 M dalam penanganan Covid. Makanya kami pun meniadakan reses dan  anggarannya dialihkan untuk pembelian APD. Karena memang saat ini tenaga kesehatan sangat membutuhkan
itu,” jelasnya. (alfi).

Loading...

#TRENDING

To Top