ANEKA

Doa Nabi Muhammad Perlu Diamalkan, Di Tengah Ganasnya Virus Corona.

Oleh Jaharuddin

Sebagai Orang Muslim, di tengah virus Covid -19 semakin merebak ingin merenggut nyawa manusia dan berbagai upaya  dan usaha dilakukan secara terstruktur,oleh pemerintah vuntuk memutus penyebaran Covid – 19.

Namun perlu kita menengok seperti apa, Doa Nabi Muhammad saat sakit menjadi anjuran bagi kita, umatnya,  untuk melakukannya. Sebagai umat Muslim pula sebaiknya kita wajib meyakini bahwa wabah penyakit adalah termasuk dalam takdir Allah Subhanallahu wa Ta’ala.

Keyakinan itu lantas mendorong diri kita untuk melakukan berbagai ikhtiar sebagaimana yang telah  disunnahkan-Nya. Kita juga harus senantiasa bersabar dan bertawakal hanya kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

Doa Nabi Muhammad saat Sakit

Dalam hadits shahih riwayat Imam Bukhari, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.” (HR Bukhari)

Rasulullah SAW ternyata memiliki doa untuk mengobati bagian tubuh tertentu yang sakit. Beliau biasa menerapkan  hal tersebut saat ada anggota keluarga, sahabat, atau salah satu bagian tubuhnya sendiri yang sakit. Bacaan doa  tersebut amat sederhana dan dapat dipraktikkan siapa saja.

“Letakkan tanganmu pada tempat yang sakit dan bacalah Bismillah tiga kali, lalu bacalah “A’uudzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru” (Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan  yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan)” (HR. Muslim).

1. Doa Terhindar dari Wabah Penyakit

Bahwa setiap penyakit ada obatnya dari sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Di antara tindakan pencegahan yang telah
diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam, yakni dengan mengamalkan doa, berikut adalah doa
meminta perlindungan dari penyakit kulit, gila, dan berbagai penyakit jelek termasuk meminta perlindungan Allah
dari wabah penyakit.

“Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasa mengucapkan,
“Allahumma inni a’udzu bika minal barash wal junuun wal judzaam, wa a’udzu bika min sayy’il asqaam”

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, kusta, dan keburukan penyakit-
penyakit yang lain” (HR. Abu Dawud no. 1554; Ahmad, 3: 192, dari Anas radhiyallahu ‘anhu. Syaikh Al-Albani
mengatakan bahwa hadits ini shahih)

2. Doa Agar Terhindar dari Penyakit

Abdullah bin Umar, dia berkata, “Di antara doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

“Alloohumma innii a’uddzu bika min zawaali ni’matik, wa tahawwuli ‘aafiyatik, wa fujaa ‘ati niqmatik, wa jamii’i  sakhotik”

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari  segala kemurkaan-Mu. (HR. Muslim)

Perlakuan Nabi Muhammad Terhadap Orang Sakit

Umroh.com merangkum, Nabi Muhammad memiliki perhatian yang besar manakala ada salah satu sahabatnya yang jatuh sakit. Berbagai macam hal dilakukan Nabi Muhammad untuk meringankan beban penderitaan sahabatnya yang sakit, mulai dari menjenguk hingga menghiburnya. Berikut sikap Nabi Muhammad ketika mengetahui sahabatnya sakit.

1. Menjenguk

Nabi Muhammad selalu meluangkan waktunya untuk menjenguk sahabatnya yang sedang sakit. Meski tengah  sibuk sekali pun, jika mendengar kabar salah seorang sahabatnya sakit, maka Nabi Muhammad langsung  menjenguknya.

2. Memberikan Kabar Gembira

Ketika melawat orang sakit, Nabi Muhammad juga menyampaikan kabar gembira kepada yang bersangkutan.  Kata Nabi, orang sakit akan mendapatkan pahala atas penyakit yang menimpanya dan dosa-dosanya akan  dihapus dengan sakitnya. Hal ini pernah diutarakan Nabi Muhammad ketika mengunjungi Ummul Ala atau Ummu  Kharijah binti Zaid bin Tsabit.

3. Mendoakan

Ketika menjenguk orang sakit, Nabi Muhammad selalu berdoa agar Allah memberikan kesembuhan dan  mengangkat penyakitnya. Terkadang Nabi Muhammad juga menyertakan doa pengampunan dosa dan  perlindungan agama mereka yang sedang sakit. Ada banyak doa yang disampaikan Nabi Muhammad untuk  sahabatnya yang sakit.

Di antaranya adalah doa Nabi Muhammad ketika menjenguk sahabat Salman al-Farisi berikut: “Semoga Allah  menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia.”

4. Meringankan Beban

Nabi Muhammad sadar bahwa orang sakit itu payah. Oleh karenanya, beliau memberikan keringanan kepada  orang sakit. Seperti memperbolehkan sholat dalam keadaan duduk atau berbaring.

5. Mengobati

Nabi Muhammad dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur ketika kafir Quraisy memburu mereka, dalam  perjalanan hijrah ke Yatsrib. Karena kelelahan akhirnya Nabi Muhammad terlelap dalam tidur. Sementara Abu  Bakar memaksakan matanya agar tetap terjaga. Dia tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada Nabi.

Hingga ia melihat sebuah lubang ular di dekat kakinya. Karena khawatir ular tersebut keluar sewaktu-sewaktu dan  menggigit Nabi, maka Abu Bakar menutup lubang tersebut dengan telapak kakinya.

Benar saja, ular tersebut menggingit kaki Abu Bakar hingga membuatnya menangis karena menahan rasa sakit.  Nabi Muhammad terbangun setelah terkenan tetesan air mata sahabatnya itu. Usai menceritakan semuanya, kaki  Abu Abu bakar yang digigit ular tersebut diusap Nabi Muhammad dengan tangannya yang lembut. Seketika itu  juga, Abu Bakar tidak merasakan rasa sakit lagi, akibat gigitan ular.

Itulah doa Nabi Muhammad SAW saat sakit dan bagaimana Beliau memperlakukan orang yang sakit. Semoga kita bisa mencontohnya. Aamiin.

Loading...

#TRENDING

To Top