ANEKA

Ini Pesan Kapolres Kepada Masyarakat yang Gelar Pesta Perkawinan

TAKALAR,UPEKS.co.id—Gegara Virus Corona menyebabkan sejumlah kegiatan harus dihentikan atau tidak bisa  dilaksanakan.

Tertundanya kegiatan seperti pesta kawinan akan membuat masyarakat secara ekonomi merasakan  kerugian.

Penundaan kegiatan yang sifatnya berkumpul seperti pesta kawinan atau sejenisnya dilarang oleh pemerintah,  jika ada warga nekad menggelar pasti ada sanksinya.

Kapolres Takalar, (AKBP) Budi Wahyono mengatakan, maklumat kapolri harus ditegakkan, namun  penyampaiannya harus humanis.

“Ini adalah instruksi secara nasional demi keselamatan masyarakat banyak atau umum,sehingga maklumat tidak  mengabaikan kepentingan org perorang & seluruh masy.”ujarnya, Jumat (27/3).

Lanjut, kata Budi Wahyono, Akad Nikah tetap dilaksanakan dengan batasan tamu yang boleh datang dan kurangi  undangan.

Terhadap mereka yang terlanjur telah terima undangan, sedini mungkin agar bisa diberikan pemahaman.

“Polri tidak akan berikan ijin apapun dalam hal pengumpulan orang banyak,” terangnya.

Sebelumnya itu Polri mengeluarkan maklumat ,tujuannya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Polri senantiasa mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto)  dengan ini Kapolri mengeluarkan maklumat atau larangan.

Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah  banyak, baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri diantaranya.

Pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, dan kegiatan  lainnya yang sejenisnya.

Kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga,Kegiatan olah  raga, kesenian dan jasa hiburan. Unjuk rasa, pawai dan karnaval, serta keegiatan lainnya yang sifatnya  berkumpulnya massa.

Meski demikian, masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan  masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan  dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19,  kata kapolres. (Jah).

Loading...

#TRENDING

To Top