ANEKA

Lawan Covid-19, BNI Makassar Serahkan Bantuan APD ke RSP Unhas

MAKASSAR, UPEKS.co.id– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Wilayah Makassar menyerahkan
bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) ke Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unhas Makassar.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen perseroan dalam mendukung upaya meminimalisir wabah  virus Corona atau COVID-19. RSP Unhas sendiri menjadi salah satu rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota  Makassar.

Pemimpin BNI Wilayah Makassar Faizal A. Setiawan secara langsung menyerahkan APD kepada Direktur  Pelayanan Penunjang, Sarana Medik dan Kejasama RSP Unhas Makassar, dr Nur Surya Wirawan, Kamis  (26/3/2020).

Loading...

“BNI senantiasa memberi dukungan terhadap upaya pemerintah menangani penyebaran COVID-19, dengan  memberikan bantuan APD ke RSP Unhas Makassar. APD ini nantinya akan digunakan oleh tenaga medis rumah  sakit saat menangani pasien yang positif COVID-19,” jelas Faizal A Setiawan.

Adapun total bantuan APD yang diserahkan BNI ke RSP Unhas Makassar kali ini yakni sebanyak 413 item, yang  terdiri dari sepatu booth (sepatu safety), sarung tangan safety, baju APD anti virus, kacamata Google APD, face  shield, helm APD dan masker.

“Bantuan ini akan terus kami berikan sebagai bentuk kepedulian BNI dalam membantu masyarakat dan pemerintah  untuk menekan penyebaran virus COVID-19,” katanya.

Selain itu, sebelumnya BNI juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19  di lingkungan kerja BNI. Mulai dari pengukuran suhu tubuh pegawai dan nasabah yang akan masuk ke area kerja  BNI, pemberian hand sanitizer dan masker kepada nasabah yang akan masuk ke area Banking Hall.

Kemudian, melakukan penyemprotan disinfectan pada area kerja secara berkala, hingga menggalakkan program Phisical Distancing terhadap nasabah yang bertransaksi di BNI.

Ke depannya, diharapkan upaya yang telah dilakukan BNI ini dapat juga dilakukan oleh instansi lainnya dalam menangani virus COVID-19, sehingga masyarakat Indonesia bisa terhindar dari penyebaran virus tersebut. (eky).

Loading...

#TRENDING

To Top