ANEKA

Ciptakan BIDETA ” Mula Project” Disupport DPD II Nasdem Enrekang

PEDULI. Ketua DPD II Partai Nasdem Enrekang Asman,SE bersama ” Mula Project” di Rujab Wabup Enrekang. Foto: Sry/Upeks.

ENREKANG, UPEKS.co.id –Sekelompok anak muda yang menyebut dirinya ” Mula Project” melakukan Gerakan
Dengan menciptakan sebuah alat yang dapat digunakan untuk mensterilkan seseorang dari virus yang lagi
mewabah di dunia.

Yusman Efendi Pencetus gagasan alat yang diberi nama Bideta (Bilik Desinfektasi Tangkal Corona)  mengatakan, dia dan teman-temannya ingin ambil bagian dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di  Enrekang.

Untuk itu muncul ide membuat alat tersebut, namun lagi-lagi mereka terbentur pada pengadaan material.

“Untuk mewujudkan ide dan keinginan itu, kami menghadap ke Pak Wakil Bupati sebagai Ketua DPD II Nasdem di  Enrekang dan Alhamdulillah kami mendapat support dan dukungan beliau”. Kata Yusman.

Loading...

Asman,SE Ketua DPD II Nasdem yang juga Wakil Bupati Enrekang mengatakan Nasdem akan memberikan  support kepada siapa saja yang memiliki ide kreatif dalam hal penanganan kasus covid-19.

Dia mengatakan ini adalah perintah dari Surya Paloh dan Rusdin Masse kepada seluruh Kader Nasdem dimanapun berada agar berperan aktif dalam melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus Corona.

” Bilik Desinfektan Tangkal Corona idenya lahir dari adik – adik kita dan disupport oleh DPD II Partai Nasdem sesuai arahan Bapak H. Surya Paloh dan Bapak H. Rusdi Masse bahwa seluruh Kader Partai Nasdem harus berperan  aktif dalam penanganan kasus ini” kata Asman.

Dia berharap akan muncul komunitas – komunitas lain yang memiliki ide kreatif menciptakan apapun sebagai upaya melawan bersama virus yang sangat berbahaya ini.

“Kita berharap akan muncul komunitas lain yang punya kreatifitas yang dapat dimanfaatkan untuk melawan virus  Corona” kata Asman.

Jika dilihat alat yang diciptakan Mula Project ini sangat sederhana. Terbuat dari rangka besi Holo,sekelilingnya  ditutup menggunakan Plastik UV, penyemprotan pakai Nozel 0,2mm dan konektor.

Yusman mengatakan modal untuk membuat satu alat tersebut berkisar Rp 2,8 juta.

“Saya berharap nantinya alat ini banyak yang pakai, banyak yang buat dan banyak yang rasakan manfaatnya”.  kata Yusman.

Yusman mengatakan sudah ada yang memesan alat tersebut dari BAZNAS Enrekang.

“BAZNAS pesan empat buah katanya akan dipasang di posko perbatasan Sidrap – Enrekang, Pinrang – Enrekang  dan Enrekang- Toraja dan satunya lagi akan dipasang di RSUD Maspul” Ujarnya.(Sry)

Loading...

#TRENDING

To Top