ANEKA

Latih Kemampuan Menulis Pegawai, IZI Sulsel Pelatihan Jurnalistik

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis pegawai, Inisiatif Zakat Indonesia  (IZI) perwakilan Sulawesi Selatan mengadakan pelatihan jurnalistik pada hari Senin, 17 Februari 2020 di Kantor IZI  Perwakilan Sulawesi Selatan, Jl. Tamalate I No. 3, Makassar.

Bertempat di ruang rapat kantor, kegiatan ini dihadiri oleh 16 orang pegawai IZI perwakilan Sulawesi Selatan. Hadir  dalam acara ini, dr Dito Anurogo MSc, seorang dokter dan dosen yang juga pegiat jurnalistik yang sudah memiliki  berbagai pengalaman di bidang jurnalistik sejak di bangku kuliah.

Antusias tampak dari seluruh pegawai yang mengikuti kegiatan tersebut. Dalam materinya dr Dito membagikan tips  dan trik dalam hal menulis berita.

Materi tersebut disingkat dengan JURUS PAMUNGKAS. Salah satu kepanjangan  dari singkatan tersebut adalah JURUS yang merupakan singkatan dari Jatidiri, Usaha, Resolusi, Unconventional,
dan Silaturahmi.

Loading...

Dr Dito menekankan peserta untuk selalu menulis sesuai ciri khas masing-masing, menggunakan gaya dan  keunikan diri sendiri, juga untuk selalu berlatih dan melakukan pendekatan yang unik di setiap tulisan yang dibuat.

Tidak lupa, dr Dito menyarankan untuk selalu menjalin silaturahim dan sebanyak mungkin relasi agar tidak  kehabisan ide untuk menulis.

Dalam pelatihan tersebut, antusiasme peserta bertambah dengan diadakannya praktik langsung menulis yang dilaksanakan sebelum dan setelah pelatihan.

Dalam pelatihan ini, dr Dito tidak lupa berpesan kepada seluruh
peserta bahwa tujuan utama dalam menulis, baik itu menulis opini, berita, atau apapun, adalah mencari ridha Allah.

“Tujuan utama dan inti dari menulis adalah mencari keridhaan Allah. Sehingga apa yang kita tulis kita usahakan  selalu bermanfaat untuk khalayak ramai agar Allah ridha dengan tulisan kita,” ungkap dr Dito.

Penanggung jawab kegiatan tersebut, Jumhar, mengungkapkan tujuan utama diadakannya pelatihan ini adalah  agar para amil (penghimpun zakat) selalu mendokumentasikan kegiatannya dalam bentuk tulisan.

“Seperti ungkapan gajah mati meninggalkan gading, maka sepatutnya jika amil meninggal akan ada tulisan yang  dikenang. Hal ini terinspirasi dari tulisan pak Nana Sudiana, Direktur pendayagunaan IZI,” tutup Jumhar. Kegiatan  ini ditutup dengan latihan langsung menulis berita kegiatan pelatihan berlangsung meriah. (rls).

Loading...

#TRENDING

To Top