ANEKA

Hadiri Pencanangan Sensus Penduduk 2020, Ini Harapan Sekda

SELAYAR.UPEKS.co.id— Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., menilai  data kependudukan itu sangat penting. Bahkan ada keinginan satu data kependudukan di Indonesia sesuai arahan
Presiden RI Joko Widodo.

Selama ini, lanjut sekda, sering terjadi perbedaan data kependudukan versi BPS dengan Disdukpencapil. Hal ini
disebabkan karena kedua lembaga pemerintah ini menggunakan sistem pendataan dengan metode yang berbeda.

Data kependudukan oleh BPS selama ini diperoleh dengan pendekatan de facto , sementara data jumlah  penduduk Dukcapil diperoleh dengan pendekatan de jure.

Penegasan itu dilontarkan Sekda Selayar Marjani Sultan saat membuka rapat koordinasi pencanangan sensus  penduduk 2020 yang diselenggarakan BPS Selayar di Wisma Rayhan Jl Ahmad Yani, Jumat (14/2/2020).

Marjani mengemukakan, kepentingan data kependudukan ini bukan hanya kepentingan nasional tetapi juga  merupakan kepentingan daerah karena akan menjadi dasar untuk perencanaan pembangunan ke depan.

“Bukan hanya ingin mengetahui jumlah penduduk, tetapi kita juga ingin mengetahui perkembangan penduduk itu  sendiri dari waktu ke waktu. Dengan dasar data kependudukan yang cukup akan menjadi pendukung dalam  perencanaan pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar ke depan,” kata Marjani Sultan.

Kepala BPS Ir. Muhammad Kamil kepada media ini mengatakan tujuan dari pencanangan sensus penduduk 2020  untuk membangun satu data kependudukan Indonesia. Ia berharap dapat diperoleh data yang valid sesuai dengan  kondisi ril yang ada di lapangan.

“Sensus kependudukan 2020 ini kita lakukan dalam dua tahap yaitu pendataan yang dilakukan secara online dan  pendataan secara wawancara. Itulah yang membedakan sensus sebelumnya dimana petugas sensus mendatangi  rumah-rumah penduduk,” terang Muhammad Kamil.

Untuk mensukseskan sensus kependudukan 2020 ini, Muhammad Kamil berharap peran serta masyarakat  terutama dari aparat pemerintah daerah sampai ke tingkat desa. Sampai berakhirnya sensus online, Muhammad  Kamil sebut bahwa BPS terus melangkah sosialisasi sampai ke desa-desa.

Rapat koordinasi pencanangan sensus penduduk ini dihadiri oleh Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang  Arif bersama para pimpinan OPD, Forkopimda, camat, lurah dan kepala desa. (citizen report/IM/hms).

Loading...

#TRENDING

To Top