ANEKA

Sekda Bantaeng Tantang Direktur PDAM

BANTAENG,UPEKS.co.id—USAID IUWASH PLUS Bekerjasama Pemerintah Kabupaten melalui PDAM
Kabupaten Bantaeng menggelar Workshop Expose Business Plan PDAM Kabupaten Bantaeng tahun 2020-2024.

Kegiatan ini dikuti sekira 32 orang peserta yang berasal dari Instansi terkait dan Tim penyusun Rencana Bisnis  PDAM,yang berlangsung di hotel Ahriani Kabupaten Bantaeng,Kamis,13 februari 2020.

Vicky Mundiahi WASH Finance Specialist IUWAS PLUS mengatakan,untuk meningkatkan performance PDAM  secara effektif dan efisien sangat penting untuk memiliki Rencana Bisnis sebagai road map pengembangan  perusahaan ke depan.

Rencana Bisnis juga akan memberikan panduan bagaimana PDAM menyelesaikan permasalahan terkait dengan  cakupan, pengembangan infrastruktur, keuangan (termasuk pembiayaan keuangan jangka panjang serta  perhitungan tariff yang tepat untuk memastikan pengembalian biaya dapat terpenuhi
.
PDAM Kabupaten Bantaeng didampingi oleh USAID IUWASH PLUS selama 3 bulan (Desember 2019 s/d Februari  2020) telah menyusun Rencana Bisnis berdasarkan PERMENDAGRI NO 118 Tahun 2018 yang akan mencakup 5  tahun periode pengembangan mulai tahun 2020 -2024.

Setelah Rencana Bisnis telah tersusun dengan baik, maka sangat penting bagi PDAM untuk memaparkan kepada  Pemilik Perusahaan serta Stakeholder terkait seperti Dinas Teknis di tingkat Kabupaten maupun Provinsi bahkan  tingkat Pusat. Dengan demikian, diharapkan ada sinergitas dalam peningkatan kinerja PDAM, tuturnya.

Loading...

Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan pemaparan Rencana Bisnis kepada seluruh pemangku  kepentingan yang berkaitan dengan pengembangan PDAM selama 5 tahun.

Selain itu,juga Memastikan adanya pemahaman yang sama tentang rencana dan program dalam meningkatkan  performa PDAM kedepan,jelas dia.

Melalui kegiatan ini, hasil yang diharapkan adala adanya Pemahaman Peserta mengenai Rencana Bisnis PDAM  dan adanya dukungan semua Stakeholder terkait untuk pelaksanaan Rencana Bisnis PDAM.

Selain itu,juga diharapkan Business Plan PDAM Bantaeng menjadi lebih fokus ke banyak hal,bukan hanya kepada  diri sendiri PDAM bagaimana meningkatkan pendapatan tetapi juga bagaimana PDAM memenuhi  kualitas,kuantitas dan memenuhi keterjangkauan, pungkasnya.

Sementara itu,Sekda Bantaeng Abdul Wahab meminta kepada Direktur PDAM yang baru dilantik,agar tahun 2021  seluruh jaringan PDAM kita bongkar di Bantaeng.Bukan kita mau mengerjakan tahap demi tahap tetapi kita mau  supaya seluruh jaringan yang ada di Bantaeng selesai dalam satu tahun anggaran sehingga pengalokasian  anggaran itu fokus saja.

Jadi tahun 2020 ini harus sudah kita kawal,dimana celahnya masuk proposal kita supaya dana yang totalnya Rp.46  Miliar itu bisa didapat,jelasnya.

Dan meminta kepada PDAM Bantaeng agar satu tahun anggaran jaringan dikota harus sudah selesai.

Saya mau PDAM loncatannya lebih inovatif dan lebih berani,kalau masih mau rugi berarti sama dengan rencana  anak anak sekolah bukan rencana organisasi bercita cita tinggi,organisasi bercita cita tinggi itu seharusnya kalau  kita berharap dua tahun bisa selesai satu tahun sudah bisa selesai,tegasnya.

“Jadi saya berharap betul betul adalah perubahan yang kita inginkan,kita tidak ingin masih seperti yang kemarin  kemarin,makanya itu kawal DPRD dan kawal badan Anggaran, tutupnya.

Kegiatan ini dihadiri Sekda Bantaeng Abdul Wahab,Konsultan IUWASH PLUS Swastiono Donni Dewanto dan  Direktur PDAM Bantaeng.(Irwan.P)

Loading...
Loading...

#TRENDING

To Top