SULAWESI SELATAN

Dosen Unismuh Bulukumba Raih Doktor di UNM

 

Makassar, Upeks.co.id–Pembuatan perahu pinisi tidak terlepas dari legenda Sawerigading. Pewarisan pengetahuan dan keterampilan membuat perahu pinisi hanya ditujukan kepada anak laki-laki dengan prinsip bekerja sambil belajar.

Demikian dijelaskan Andi Yurni Ulfa ketika mempertahankan riset disertasinya berjudul; “Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Proses Pembuatan Perahu Pinisi” pada Kamis (13/2) di Aula Lantai 5 PPs UNM.

Sidang ujian promosi doktor dipimpin Prof.Dr.Anshari,M.Hum. dengan anggota: Prof.Dr.H.M. Arifin Achmad,M.A., Prof.Dr.Jasruddin,M.Si., Prof.Dr.Suradi Tahmir,M.S., Prof.Dr.Darman Manda,M.Hum., Prof.Dr.H.Syamsul Bachri Thalib,M.Si., Prof.Dr.Patta Bundu,M.Ed., dan Prof.Dr.Muhammad Yunus,M.Pd.

Temuan riset adalah pertama, pengetahuan dan keterampilan diwariskan ke anak laki-laki sebagai tulang punggung keluarga karena dibutuhkan kerja keras.

Loading...

Kedua, panritalopi mewariskan kepada keturunannya dilakukan secara teknis dan nonteknis dengan prinsip bekerja sambil belajar.

Ketiga, posisi anak perempuan dalam keluarga pembuat perahu pinisi sebagai tulang rusuk keluarga dan menyadari kodratnya sebagai perempuan.

Keempat, pembagian tugas antara anak laki-laki dan perempuan terjalin dengan baik dan harmonis.

Kelima, nilai pendidikan karakter yang paling berpengaruh dalam proses pembuatan perahu pinisi adalah kesetiaan.

Seusai menjawab semua pertanyaan dan sanggahan dewan penguji, Dosen Universitas Muhammadiyah Bulukumba dinyatakan lulus dengan IPK 3,96 atau predikat kelulusan pujian (cumlaude). Dia tercatat sebagai doktor ke-845 PPs UNM dan ke-136 Prodi Ilmu Pendidikan.

Prof.Dr.Anshari,M.Hum. selaku Wakil Direktur Kerja sama dan Publikasi menyatakan salut dan bangga kepada Andi Yurni Ulfa karena topik disertasi ini telah dipresentasikan di Temple University di Philadelphia dan Yale University di New Haven Connecticut Amerika Serikat.(rls)

Loading...
Loading...

#TRENDING

To Top