ANEKA

Aliansi Pemuda Anti Rasuah Demo Kajari Bantaeng

BANTAENG,UPEKS.co.id—Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Pemuda Anti Rasuah  menggelar aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng.

Mereka dikawal jajaran Polres Bantaeng,
Kamis,6 februari 2020.

Rusdi,B,S.Pdi, Kordinator lapangan mengatakan,Kejaksaan RI adalah lembaga pemerintahan yang melaksanakan kekuasaan negara secara merdeka terutama pelaksanaan tugas kewenangan di bidang penuntutan.

Selain itu, melaksanakan tugas dan kewenangan di bidang penyidikan dan penuntutan perkara baik tindak pidana korupsi, pidana umum maupun pelanggaran HAM berat serta kewenangan lain berdasarkan UU.

Sebagai aparat penegak hukum hendaknya jadi contoh masyarakat dalam bersikap,atau bertutur kata dalam  melayani masyarakat, bukan mengedepankan arogansi dan emosional dalam menerima pengaduan warga.

Terkait sikap Kasi Intel Kejari Bantaeng, Budi Setiawan terhadap aktivis pelapor dugaan korupsi Bansos  pendidikan 2017 di Bantaeng,membuat kami kembali turun jalan protes sikap dan karakter aparat penegak hukum  tersebut.

Sikap itu dinilai melanggar UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM serta UU No.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, dimana sebagai pelapor kasus dugaan korupsi berhak pertanyakan penanganan Kasus dan berhak untuk mendapatkan informasi terkait laporan tersebut.

Untuk itu pendemo menuntut Kajari Bantaeng mengundurkan diri karena tidak mampu menuntaskan laporan  kasus kasus korupsi dan mendidik anggotanya.

Selain itu,juga meminta segera copot Kasi Intel Kejari Bantaeng Budi Setiawan dan tuntaskan laporan aktivis yang masuk di kejaksaan Negeri Bantaeng.

Aksi demo ini diterima langsung Kasi Intel Kajari Bantaeng, Budi Setiawan,SH,MH bersama jajarannya. (Irwan.P).

Loading...

#TRENDING

To Top