ANEKA

Petani Tewas, Diduga Diseruduk Sapinya Sendiri

ENREKANG,UPEKS co.id — Sesosok mayat laki – laki ditemukan tergeletak dikebunnya di Batu Rampun,  Kelurahan Lakawan, Kecamatan Anggereja, Enrekang.

Santer berkembang informasi, korban wafat setelah diseruduk sapinya sendiri yang sebelumnya memang sapi  jenis Limosin itu pernah mengamuk dan menanduk korban.

Terkait mayat temuan itu, Humas Polres Enrekang dalam siaran persnya menyebutkan, mayat ditemukan sekitar  pukul 19.00 Wita, Rabu malam (1/1/2020). Sontak saja penemuan mayat itu menggegerkan warga sekitar.

Mayat laki – laki itu teridentifikasi bernama Masdaruddin akrab disapa Papa Pika (51), warga Kelurahan Tanete,  Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Selama ini korban diketahui sebagai petani.

Hosting Unlimited Indonesia

Salah satu saksi, Saad Syam menyeb utkan, korban meninggal akibat diseruduk sapinya sendiri.

“Setelah mendengar ada orang diseruduk sapi, saya langaung pergi mencari pemiliknya yang biasanya ada dikebunnya. Setibanya disana, saya melihat korban dalam posisi tengkurap. Saat pegang pipinya, korban sudah  tidak bergerak”, kata Saad Syam.

Saksi menemukan korban sudah kaku. Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Anggeraja. Tak  lama berselang, tim Unit Identifikasi Polres Enrekang, Bribka Sahirun langsung menuju TKP bersama Personel Polsek Anggeraja dan dipimpin Kapolsek Anggeraja, Iptu Lukman.

Sebelum dibawa kerumah duka, kotban dibawa dulu ke Puskesmas Anggeraja untuk di Visum. Atas kejadian  tersebut pihak keluarga menolak dilakukan autopsy.

“Pihak keluarga korban sudah membuat surat pernyataan penolakan autopsy dan pihak keluarga menerima  kematian korban karena diseruduk atau ditanduk sapi,” kata Kapolsek Anggeraja.

Sebelum kejadian, istri dan anak Korban sempat melihat langsung sapi jenis limosin tersebut mengamuk dan  menanduk korban sebelum korban ditemukan meninggal dunia. (Sry)

#TRENDING

To Top