Bupati Minta PLN Bantu Enrekang Wujudkan Program Presiden

  • Whatsapp
Bupati Minta PLN Bantu Enrekang Wujudkan Program Presiden

Bupati Minta PLN Bantu Enrekang Wujudkan Program Presiden

ENREKANG,UPEKS.co.Id— Bupati Enrekang, H.Muslimin Bando meminta Camat dan Kepala Desa segera
melakukan Validasi data masyarakat yang belum teraliri listrik.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Bupati dihadapan 129 Desa/ Kelurahan dan 12 Camat saat sambutan Rapat Koordinasi Data Rasio Elektrifikasi se Kab. Enrekang Kerjasama Pemkab Enrekang  dan PT PLN ( Persero ) UP3 Pinrang di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Senin (27/1/2020).

Muslimin Bando mengatakan data tersebut sangat penting karena akan menjadi bahan bagi pihak PLN. Selanjutnya dilaporkan kejenjang yang lebih berkompeten.

Apalagi di Enrekang masih ada Dusun yang sama sekali  belum teraliri listrik yaitu Dusun Kabotua, Desa Salodua, Kecamatan Maiwa, Kab. Enrekang.

Menurut Camat Maiwa Andi Asruddin ada sekitar 22 KK di Dusun tersebut yang belum teraliri Listrik. Hal ini
dikatakan Camat Maiwa kepada Upeks usai mengikuti acara diatas.

Untuk itu Bupati meminta kepada pihak PLN agar membantu Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam rangka  mewujudkan Program Jokowi yaitu” Indonesia Terang”.

“Saya berharap PLN mau membantu Pemerintah Daerah untuk menjadikan Enrekang ini terang benderang  hingga pelosok Desa. Membantu wujudkan Program Presiden yaitu Indonesia Terang,” kata Bupati.

Sementara itu, Meneger Bidang Perencanaan PLN UP2 Pinrang, Satria mengatakan, kegiatan tersebut untuk mengetahui berapa jumlah Kepala Keluarga di Kabupaten Enrekang yang belum teraliri Listrik.

“Jadi ini adalah rapat Koordinasi antara PLN dengan Pemkab Enrekang, ini untuk megetahui berapa banyak KK  yang belum dapat aliran listrik. Data ini nanti akan kami bawa ke Provinsi untuk dibahas disana,” kata Satria.

Dia menjelaskan, salah satu yang menjadi permasalahan adalah setiap tahun data itu terus bergerak Sehingga  setiap tahun datapun pasti berubah. Namun pihaknya hanyalah sebagai eksekutor. Berapa data yang dikeluarkan  oleh Mendagri itu yang akan dialiri listrik oleh pihak PLN.

Satria menjelaskan,Rapat Koordinasi ini hanyalah sebagai data awal saja untuk mengetahui bahwa betul di  Kabupaten Enrekang masih ada Rumah warga yang belum teraliri listrik. Selanjutnya data tersebut akan dibawa  hingga ketingkat Mendagri.

Intinya sebelum dilakukan validasi data pada hari ini, pihak PLN terlebih dahulu sudah berkunjung ke Kecamatan,  Desa dan Kelurahan untuk menyampaikan hal tersebut. Jadi tidak ada lagi alasan bagi Camat, Kades dan Lurah untuk tidak memasukkan data pada hari ini.

” Kami sudah berkunjung sebelumnya dan menyampaikan terkait data yang dimaksud, jadi hari ini adalah validasi  data,” pungkasnya. (Sry)

Pos terkait